Sebanyak 24 UMKM Ramaikan Pasar Bedug Kota Prabumulih

  • 26 Feb 2026 21:19 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Prabumulih- Wali Kota Prabumulih, Arlan, secara resmi membuka Pasar Beduk 1447 H/2026 yang digelar di kawasan PTM 1 Prabumulih, Rabu 25 Febuari 2026. Sebanyak 24 pelaku UMKM ambil bagian dalam Pasar Beduk 1447 H/2026 ini.

Kegiatan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih setiap bulan suci Ramadan ini disambut antusias oleh masyarakat serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Pasar beduk merupakan salah satu bentuk komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM lokal,” ungkap Arlan.

UMKM menjajakan beragam jenis makanan dan minuman untuk berbuka puasa, mulai dari aneka kue tradisional, gorengan, kolak, es buah, hingga menu khas Ramadan lainnya. Kehadiran pasar beduk ini menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin berburu takjil dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin.

“Dengan adanya pasar ini, saya berharap dapat memberikan wadah bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk-produk mereka. Ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan pendapatan selama bulan Ramadan,” ungkap H Arlan.

Wako Arlan menjelaskan, Ramadan merupakan momentum yang sangat strategis untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Tingginya kebutuhan warga terhadap makanan dan minuman berbuka puasa harus dimanfaatkan secara positif oleh para pelaku usaha lokal.

“Selain sebagai sarana peningkatan ekonomi, pasar beduk juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan aneka macam takjil untuk berbuka puasa tanpa harus jauh-jauh mencari ke tempat lain,” jelasnya.

Dengan lokasi yang terpusat di PTM 1 Prabumulih, warga dapat dengan mudah memilih berbagai menu sesuai selera. Dibukanya Pasar Beduk 1447 H/2026 oleh Wali Kota Prabumulih, diharapkan suasana Ramadan di Kota Prabumulih semakin semarak.

“Tidak hanya menjadi ajang berburu takjil, pasar ini juga menjadi simbol kebersamaan serta upaya nyata pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM lokal,” pungkas Arlan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....