Dari Jerat Narkoba ke Ruang Konseling Kisah Mantan Pengguna Narkoba

  • 20 Feb 2026 09:09 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Sebuah kisah sukses rehabilitasi narkoba di Sumatera Selatan memberikan harapan bagi para pecandu yang ingin melepas jeratan dari narkoba. Penggunaan narkoba di Sumatera Selatan menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum dan masyarakat.

Dalam Program Suara Anti Narkoba, Korupsi, dan Judi (SANKSI) yang disiarkan oleh PRO 1 RRI Palembang pada Rabu, 18 Februari 2026 menghadirkan narasumber Rivelino, Amd.Par., konselor adiksi tersertifikasi dari RS Ernaldi Bahar Palembang. dan merupakan pernah menjadi pecandu narkoba beberapa tahun yang lalu.

Dalam pemaparannya, Rivelino menjelaskan sistem kerjanya sebagai konselor. “Kami bekerja lima hari dan dua hari libur. Tapi sebagai konselor, tanggung jawab moral itu berjalan setiap hari,” ujarnya. Ia menekankan bahwa profesi tersebut tidak hanya menuntut keahlian teknis, tetapi juga keteladanan dan komitmen pribadi untuk tetap hidup bebas dari narkoba.

Secara terbuka, ia membagikan perjalanan hidupnya yang pernah berada dalam fase kelam. “Awal saya kenal narkoba itu sejak SD, dan mulai mengonsumsi waktu SMA,” ungkapnya. Ia mengakui bahwa pengaruh lingkungan serta minimnya pemahaman menjadi faktor yang menyeretnya ke dalam lingkaran penyalahgunaan zat.

Titik balik kehidupannya terjadi saat menjalani rehabilitasi pada tahun 2009. “Saat direhab tahun 2009, saya mulai sadar kalau hidup saya harus berubah. Rehabilitasi bukan cuma berhenti pakai, tapi memperbaiki pola pikir dan cara hidup,” jelasnya. Proses tersebut menjadi momentum transformasi yang kemudian mengantarkannya menjadi konselor adiksi untuk membantu orang lain bangkit.

Kisah sukses dari kehidupan tersebut menjadi inspirasi bagi para pecandu lainnya yang ingin melepas jeratan dari narkoba. Dengan dukungan yang tepat dan kemauan yang kuat, para pecandu dapat melewati proses rehabilitasi dan memulai hidup baru yang lebih sehat dan bahagia.

Rekomendasi Berita