Wawako Prabumulih Hadiri Sedekah Bedusun, Dorong Pelestarian Tradisi Adat

  • 22 Sep 2026 10:21 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Wakil Wali Kota Prabumulih menghadiri Sedekah Bedusun bersama Kapolres, Sekda, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
  • Sedekah Bedusun menjadi momentum syukur dan silaturahmi, sekaligus mempererat kebersamaan serta persaudaraan masyarakat.
  • Masyarakat diajak menjaga dan mewariskan tradisi adat kepada generasi muda sebagai bagian dari jati diri masyarakat Prabumulih.

RRI.CO.ID, Prabumulih - Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril bersama Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto dan Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, menghadiri kegiatan Sedekah Bedusun yang diselenggarakan Lembaga Adat Kelurahan Prabumulih di Balai Adat Pehabung Uleh, Jalan Basuki Rahmat RT 01/RW 02, Kelurahan Prabumulih, Minggu 20 September 2026.

Kegiatan adat tersebut turut dihadiri Ketua Lembaga Adat Kelurahan Prabumulih M. Erwadi, para tokoh adat, tokoh masyarakat, jajaran Pemerintah Kota Prabumulih serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril menyampaikan bahwa Sedekah Bedusun bukan sekadar tradisi makan bersama, tetapi merupakan warisan luhur dari para leluhur yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Sedekah Bedusun menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan, mulai dari hasil panen, rezeki, kesehatan hingga keamanan lingkungan. “Sedekah Bedusun ini bukan sekadar tradisi makan bersama. Ini adalah warisan luhur dari nenek moyang kita,” ujar Franky.

Selain sebagai wujud syukur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kebersamaan antarwarga. Nilai persaudaraan dinilai tetap penting dipertahankan di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

“Di Balai Adat ini, kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Tidak ada perbedaan tua muda, kaya miskin. Kita semua adalah keluarga besar Pehabung Uleh,” katanya.

Franky juga mengajak masyarakat menjadikan Sedekah Bedusun sebagai momentum untuk memanjatkan doa bersama agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, dijauhkan dari musibah, diberikan hasil tanaman yang subur, serta anak cucu tumbuh menjadi generasi yang berhasil.

Ia berpesan agar tradisi Sedekah Bedusun terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, keberlangsungan adat membutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama dalam mengenalkan nilai-nilai tradisi kepada anak-anak.

“Maka dari itu, saya titip pesan, jangan sampai tradisi ini hilang. Jaga terus, ajarkan kepada anak-anak kita. Karena kalau bukan kita yang menjaga adat ini, siapa lagi? Di tengah zaman modern ini, adat inilah jati diri kita sebagai wong Prabumulih,” tutur Franky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....