Kapolres Ogan Ilir Turun Padamkan Karhutla di Tanjung Pule
- 22 Sep 2026 10:21 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kapolres Ogan Ilir turun langsung bersama personel dan MPA menangani Karhutla di Desa Tanjung Pule yang sebelumnya membakar sekitar 5 hektare lahan.
- Api telah padam, tetapi masih terdapat asap, sementara petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air dan kondisi lahan gambut yang cukup dalam.
- Polres Ogan Ilir melanjutkan patroli dan pemantauan serta mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan untuk mencegah Karhutla kembali terjadi.
RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Tanjung Pule, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu, 20 September 2026.
Kehadiran Kapolres di lokasi untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan optimal sekaligus mengecek kondisi lahan yang sebelumnya terbakar sekitar 5 hektare. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama personel Polsek Indralaya dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemadaman serta pengecekan pada sejumlah bagian lahan.
Kapolres juga memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala dan meluas ke area lainnya. Berdasarkan hasil ground check, kondisi api telah padam, namun sejumlah bagian lahan masih mengeluarkan asap dan membutuhkan pemantauan lebih lanjut.
Sementara itu, sumber api yang menyebabkan kebakaran tersebut hingga kini masih belum diketahui. Petugas terus melakukan pengecekan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, terutama untuk memastikan titik api benar-benar padam.
“Yang paling penting adalah memastikan api tidak kembali menyala dan meluas. Karena itu, kita turun langsung melakukan pengecekan sekaligus pemadaman bersama personel dan masyarakat,” ujar AKBP Rizka.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air serta kondisi lahan gambut yang cukup dalam. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan perhatian dan pemantauan lebih lanjut meskipun api di permukaan telah padam.
Selain melakukan pemadaman, personel Polsek Indralaya bersama MPA juga melaksanakan patroli di sekitar lokasi. Patroli dilakukan untuk memantau kondisi lahan sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Polres Ogan Ilir mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Polres Ogan Ilir bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan langkah mitigasi, pemadaman, dan patroli di wilayah rawan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga situasi Kabupaten Ogan Ilir tetap aman dan kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....