Polda Sumsel Perkuat Patroli Cegah Karhutla di Sejumlah Daerah

  • 22 Sep 2026 00:02 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumsel Perkuat Mitigasi Karhutla Polda Sumsel dan jajaran meningkatkan patroli, sosialisasi, serta pengecekan lapangan untuk mencegah meluasnya Karhutla di sejumlah wilayah.
  • Patroli Gabungan Sasar Wilayah Rawan Polres Muratara bersama TNI, BPBD, Satpol PP, dan pemerintah kecamatan melakukan patroli di sejumlah wilayah rawan, sementara pengecekan hotspot juga dilakukan di OKU.
  • Masyarakat Diajak Cegah Karhutla Bersama Polda Sumsel mengajak masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

RRI.CO.ID, Muratara - Polda Sumatera Selatan memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui patroli serta pemeriksaan titik panas di sejumlah wilayah. Langkah tersebut melibatkan jajaran Polres, Brimob, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait pada Senin, 21 September 2026.

Di Kabupaten Musi Rawas Utara, Polres Muratara membagi personel ke dalam dua zona untuk memantau wilayah rawan kebakaran. Patroli gabungan melibatkan Polri, Babinsa TNI, BPBD, Satpol PP, dan pemerintah kecamatan.

Petugas menyisir Kecamatan Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, Rawas Ilir, Rawas Ulu, dan Nibung selama kegiatan berlangsung. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi wilayah aman dan tidak ditemukan kebakaran hutan maupun lahan.

Selain patroli, personel memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya titik api sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap risiko kebakaran.

Upaya serupa dilakukan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melalui patroli bermotor di wilayah pedesaan OKU Timur dan Ogan Ilir. Sementara di OKU, personel Polsek Ulu Ogan memeriksa informasi titik panas di Desa Pedataran.

Petugas menemukan lahan perkebunan warga seluas sekitar setengah hektare yang sebelumnya sempat terbakar di Desa Pedataran. Saat pemeriksaan berlangsung, api telah padam sepenuhnya sehingga petugas melanjutkan pemantauan untuk memastikan kondisi tetap aman.

Di Kabupaten Empat Lawang, personel Polres mendatangi sejumlah pekebun di Desa Lesung Batu dan Padang Titiran. Petugas mengingatkan warga agar tidak membuka maupun memperluas lahan dengan menggunakan metode pembakaran.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pencegahan dan mitigasi menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. “Kami tidak hanya menggencarkan patroli dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga merespons cepat setiap kemunculan hotspot agar tidak meluas dan meminimalisasi dampak lingkungan,” tegasnya.

Menurut Nandang, Kapolda Sumsel mengarahkan jajaran operasional mulai tingkat Polres, Polsek, hingga Brimob untuk memperkuat koordinasi dan pemantauan lapangan. Langkah tersebut mencakup deteksi dini, patroli, pemeriksaan titik panas, edukasi, serta koordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat tidak membakar lahan saat membuka atau membersihkan area perkebunan. Warga juga diminta segera melaporkan keberadaan titik api agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat di Sumatera Selatan. Polda Sumsel mengusung semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!” dalam memperkuat pencegahan Karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....