Pemkab OKU Bangun 30 Irigasi untuk Perkuat Pertanian

  • 21 Sep 2026 10:18 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten OKU memastikan pembangunan 30 unit irigasi perpompaan (Irpom) dan irigasi air tanah berjalan dengan tepat sasaran sebagai bantuan dari pemerintah pusat.
  • Infrastruktur irigasi tersebut dirancang untuk memperkuat sistem pengairan lahan pertanian dan membantu petani mengatasi keterbatasan sumber air di wilayah OKU.
  • Pemkab OKU menempatkan peningkatan produktivitas pertanian sebagai prioritas strategis untuk mendorong kesejahteraan masyarakat petani.

RRI.CO.ID, OKU - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memastikan pembangunan 30 unit irigasi perpompaan (Irpom) dan irigasi air tanah berjalan tepat sasaran. Infrastruktur tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat untuk memperkuat sistem pengairan lahan pertanian di wilayah Kabupaten OKU.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian sekaligus membantu petani menghadapi keterbatasan sumber air. Pemkab OKU juga menempatkan peningkatan produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong kesejahteraan masyarakat.

Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sektor pertanian lokal melalui dukungan infrastruktur. Menurutnya, bantuan tersebut diperoleh melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, ujarnya.

“Berkat koordinasi yang solid dan kerja keras, komitmen Pemkab OKU akhirnya sukses mendapatkan bantuan yang signifikan dari pemerintah pusat,” ujar Teddy, Minggu, 20 September 2026.

Teddy menegaskan pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap perkembangan sektor pertanian di Bumi Sebimbing Sekundang. Pemerintah juga berupaya memastikan petani memperoleh pendampingan untuk menghadapi berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Pemerintah daerah siap mendampingi para petani untuk mendongkrak hasil panen mereka,” tuturnya.

Menurut Teddy, peningkatan produksi pertanian bukan satu-satunya sasaran dari pembangunan infrastruktur pengairan tersebut. Pemerintah daerah juga mengarahkan program itu untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten OKU, katanya.

“Fokus utama kita tidak hanya sekadar swasembada, tetapi bagaimana meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di Kabupaten OKU,” ujarnya.

Dukungan infrastruktur pengairan tersebut bersumber dari anggaran pemerintah pusat melalui dua tahapan APBN. Pada tahap APBN Induk, pemerintah pusat menyalurkan bantuan awal untuk memperkuat sistem pengairan pada sejumlah lokasi pertanian di Kabupaten OKU.

Bantuan tahap tersebut mencakup 12 unit irigasi perpompaan yang tersebar di sejumlah wilayah. Rinciannya terdiri atas dua unit di Desa Banuayu, satu unit di Kecamatan Pengandonan, satu unit di Desa Muara Saeh, lima unit di Kecamatan Sinar Peninjauan, serta dua unit di kawasan Batumarta I.

Selain irigasi perpompaan, pemerintah juga menyalurkan fasilitas pengairan yang memanfaatkan sumber air tanah. Infrastruktur tersebut diarahkan ke kawasan yang memiliki keterbatasan sumber air permukaan, terutama untuk mengantisipasi kondisi kekeringan.

Bantuan irigasi air tanah tersebut berupa 10 titik sumur bor. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperluas akses air bagi lahan pertanian dan membantu menjaga keberlangsungan kegiatan budidaya ketika pasokan air permukaan berkurang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....