Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Mess Karyawan di Kawasan Servo Muara Enim

  • 17 Sep 2026 10:28 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • BPBD Kabupaten Muara Enim mengeluarkan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan pengelola kawasan terhadap potensi kebakaran.
  • Kebakaran terjadi pada bangunan mess karyawan PT Marga Halim Transportir (MHT) di kawasan Servo, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, pada Selasa 15 September 2026 pukul 11.00 WIB.
  • Bangunan yang terbakar memiliki struktur memanjang dengan 10 pintu kamar dan ukuran kurang lebih 80 meter x 6 meter.

RRI.CO.ID, Muara Enim - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim mengingatkan masyarakat dan pengelola kawasan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Imbauan tersebut disampaikan setelah kebakaran melanda mess karyawan PT Marga Halim Transportir (MHT) di kawasan Servo, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Selasa, 15 September 2026.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan menghanguskan bangunan mess karyawan dengan struktur memanjang. Bangunan tersebut memiliki sekitar 10 pintu kamar dengan ukuran kurang lebih 80 meter x 6 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muara Enim Abdurrozieq mengatakan informasi kebakaran diterima melalui Posko Induk Damkar Kabupaten Muara Enim. Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama petugas pemadam langsung menuju lokasi kejadian.

Jarak lokasi kebakaran dari Posko Induk BPBD Muara Enim diperkirakan sekitar 10 kilometer. Petugas bergerak cepat untuk melakukan penanganan agar api tidak menjalar ke bagian bangunan lain.

Setiba di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pemadaman terhadap kobaran api. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.

Abdurrozieq menjelaskan penanganan melibatkan TRC BPBD Muara Enim, Posko Induk Damkar Kabupaten Muara Enim, serta pihak PT MHT. BPBD mengerahkan satu unit mobil pemadam lengkap dengan nozzle dan selang machino.

“Sementara Damkar juga mengerahkan satu unit mobil pemadam beserta peralatan pendukung. Pihak PT MHT turut membantu dengan mengerahkan dua unit mobil water supply,” sebut Abdurrozieq.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh. Petugas memastikan kondisi lokasi sudah aman dan tidak ditemukan lagi titik api.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Petugas terkait masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Abdurrozieq mengingatkan masyarakat dan pengelola kawasan agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan peralatan secara aman, serta pengawasan terhadap sumber api menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.

“Kami terus mengimbau seluruh masyarakat dan pengelola kawasan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan peralatan listrik secara aman, serta kesiapsiagaan terhadap sumber api menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas Abdurrozieq.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....