Cegah Karhutla, Polda Sumsel Gencarkan 374 Patroli dan Edukasi
- 16 Sep 2026 16:15 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumsel menggencarkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui 374 kegiatan dalam sehari, yang terdiri atas 189 kali patroli wilayah, 99 kegiatan imbauan, dan 86 kegiatan sosialisasi kepada masyarakat.
- Langkah pencegahan mengedepankan deteksi dini serta pengawasan di wilayah rawan, dengan mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan titik api.
- Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan pengawasan dan mitigasi karhutla secara terus-menerus demi melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian ekosistem di Sumatera Selatan.
RRI.CO.ID, Palembang - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan memperketat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat patroli, imbauan, dan sosialisasi di wilayah-wilayah rawan. Langkah proaktif ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen “24/7 Nyago Bumi Sriwijaya” demi memastikan pencegahan serta deteksi dini karhutla berjalan berkesinambungan.
Dalam rangkaian mitigasi karhutla yang diintensifkan hingga Senin 14 September 2026, jajaran Polda Sumsel mencatat total sebanyak 374 kegiatan preventif telah direalisasikan. Aksi tersebut mencakup 189 kegiatan patroli lapangan, 99 kegiatan imbauan persuasif, serta 86 kegiatan sosialisasi langsung kepada warga masyarakat.
Pelaksanaan patroli rutin ini difokuskan untuk memantau kawasan berpotensi tinggi sekaligus mendeteksi secara dini indikasi kemunculan titik api. Di sisi lain, imbauan dan sosialisasi digencarkan guna mendongkrak kesadaran kolektif agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Strategi komprehensif ini menegaskan bahwa penanganan karhutla oleh Polda Sumsel tidak hanya bertumpu pada pemadaman saat musibah terjadi. Pola penanganan dirancang dari hulu ke hilir, mulai dari pencegahan preventif, pemantauan berkala, deteksi dini, hingga pelibatan aktif warga.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa seluruh satuan wilayah terus diinstruksikan untuk meningkatkan intensitas mitigasi, khususnya pada zona-zona merah kerawanan karhutla.
“Patroli, imbauan, dan sosialisasi terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan. Personel di lapangan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Nandang di Palembang, Senin, 14 September 2026.
Melalui semangat “24/7 Nyago Bumi Sriwijaya” serta sinergi lintas sektor, Polda Sumsel optimis ekosistem wilayah Sumatera Selatan dapat terlindungi secara maksimal. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu meredam ancaman karhutla secara tuntas demi keselamatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....