Pemprov Sumsel Perkuat GSMP Jadi Ekosistem Pangan Berkelanjutan

  • 15 Sep 2026 11:57 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang telah berjalan sejak tahun 2021 dengan melibatkan berbagai pihak.
  • Wakil Gubernur Cik Ujang menekankan pentingnya evaluasi dan penguatan program agar manfaatnya dapat terlihat secara jelas kepada masyarakat.
  • Penguatan GSMP dibahas dalam kegiatan Ngopi Bareng yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel pada Senin, 14 September 2026 di Palembang.

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) berjalan lebih terarah dan terukur untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Penguatan program tersebut dibahas dalam kegiatan Ngopi Bareng GSMP yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel di Palembang, Senin, 14 September 2026.

Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengatakan GSMP yang berjalan sejak 2021 telah memberikan hasil melalui keterlibatan berbagai pihak. Namun, evaluasi dan penguatan program tetap diperlukan agar manfaatnya dapat terlihat secara jelas.

"GSMP sudah berjalan dari 2021 dan sudah memberikan hasil. Kita bersyukur berbagai pihak telah menjalankan GSMP. Ke depan, kita berpikir agar GSMP lebih terarah dan terukur," ujar Cik Ujang.

Menurut Cik Ujang, pengembangan GSMP membutuhkan dukungan dari berbagai sektor, termasuk akademisi bidang pertanian. Ia meminta perguruan tinggi ikut memberikan masukan untuk meningkatkan produktivitas pangan di Sumatera Selatan.

Ia menilai pemanfaatan lahan rawa menjadi salah satu potensi yang perlu dikaji lebih lanjut. Pengelolaan lahan tersebut dinilai dapat membuka peluang pertanian produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Cik Ujang menjelaskan optimalisasi lahan rawa juga memiliki manfaat dalam mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan. Pengelolaan kawasan secara baik dapat mencegah lahan menjadi tidak produktif dan rawan terbakar.

Sejak diluncurkan, GSMP mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan sumber daya lokal untuk memenuhi kebutuhan pangan. Program tersebut juga mendorong perubahan pola masyarakat dari konsumtif menjadi lebih mandiri dan produktif.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Bambang Pramono menyampaikan GSMP memiliki peluang berkembang melalui pembentukan ekosistem rantai pasok pangan. Penguatan tersebut dinilai mampu memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

"GSMP yang mulanya program untuk mengubah pola pikir masyarakat kini bertransformasi menjadi ekosistem rantai pasok yang lebih menyeluruh dan sistematis untuk pengendalian inflasi melalui ketahanan pangan," jelas Bambang.

Bambang menjelaskan pengembangan GSMP juga dapat mendukung pengendalian inflasi daerah. Selain itu, program tersebut berpotensi memperkuat ketersediaan pangan untuk mendukung Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia juga mengukuhkan Forum Kemitraan Sinergi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan. Pembentukan forum tersebut menjadi langkah memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjalankan program.

Selain forum kemitraan, kegiatan tersebut turut membentuk Tim Pendampingan Terpadu GSMP. Tim itu bertugas memberikan pendampingan agar pelaksanaan program berjalan berkelanjutan di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....