Palembang Krisis Stok Darah B dan AB, PMI Lakukan Aksi Jemput Bola

  • 15 Sep 2026 09:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PMI Palembang kekurangan 2.000 kantong darah setiap bulan, dengan kebutuhan 7.000 kantong, sementara pasokan hanya sekitar 5.000 kantong.
  • Golongan darah B+ dan AB+ paling sulit diperoleh karena stoknya lebih sedikit dibandingkan golongan darah A dan O.
  • Sebanyak 80 warga mengikuti donor darah di Ilir Timur III, sebagai bentuk kepedulian masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan transfusi.

‎RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 80 warga mengikuti kegiatan donor darah di Kantor Camat Ilir Timur III, Palembang, Senin, 14 September 2026. Kegiatan tersebut menargetkan terkumpul sekitar 30 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan transfusi.

‎Ketua (Palang Merah Indonesia) PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani, mengapresiasi antusiasme warga mengikuti kegiatan donor darah tersebut. Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus digelar untuk menjaga ketersediaan stok darah.

‎Ia mengatakan PMI Palembang saat ini masih menghadapi kekurangan pasokan darah setiap bulannya. Kebutuhan darah mencapai 7.000 kantong, sedangkan suplai rata-rata hanya sekitar 5.000 kantong.

‎Kondisi tersebut membuat PMI mengalami defisit sekitar 2.000 kantong darah setiap bulan. Karena itu, PMI terus memperluas kegiatan donor darah melalui pendekatan jemput bola.

"Setiap bulan Palembang membutuhkan 7.000 kantong darah, baru tercukupi 5.000 kantong. Jadi masih terdapat kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulan," ujarnya.


‎Dewi menyebut golongan darah B positif dan AB positif menjadi yang paling sulit diperoleh. Stok kedua golongan tersebut lebih sedikit dibandingkan golongan darah A dan O.

“Golongan darah B positif dan AB positif menjadi yang paling sulit didapatkan. Kondisi inilah yang membuat ketersediaan kedua golongan darah ini cenderung lebih terbatas," ucapnya.

‎Menurut Dewi, ketersediaan setiap kantong darah sangat penting bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Darah diperlukan untuk menangani korban kecelakaan, ibu melahirkan, dan pasien dengan transfusi rutin.

‎PMI berharap pemilik golongan darah B dan AB semakin aktif melakukan donor darah. Partisipasi rutin masyarakat dinilai penting untuk menjaga ketersediaan darah sepanjang waktu.

‎Sementara itu, Camat Ilir Timur III, Hefnianto, mengapresiasi tingginya partisipasi warga dalam kegiatan tersebut. Ia menilai donor darah menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap sesama.

“Antusiasme warga dalam kegiatan donor darah ini sangat tinggi. Donor darah jadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap sesama yang patut diapresiasi," kata Hefni.

‎PMI Palembang terus mengajak masyarakat sehat dan memenuhi syarat untuk menjadi pendonor sukarela. Donor darah secara rutin diharapkan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....