PMI dan LRT Sumsel Gelar Donor Darah, Stok Masih Kurang 2.000 Kantong

  • 21 Jul 2026 08:56 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PMI Kota Palembang dan LRT Sumatera Selatan menyelenggarakan aksi donor darah bertema LRT Care di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya pada 20 Juli 2026.
  • Kegiatan ini sekaligus memperingati ulang tahun ke-8 LRT Sumatera Selatan dan membantu mengatasi kekurangan stok darah di Kota Palembang.
  • Masyarakat dapat melakukan donor darah dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis selama acara berlangsung.

RRI.CO.ID, Palembang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang mengungkapkan kebutuhan darah di Kota Palembang masih belum terpenuhi. Dari kebutuhan sekitar 7.000 kantong darah setiap bulan, PMI baru mampu menyediakan sekitar 5.000 kantong sehingga masih terjadi kekurangan sekitar 2.000 kantong darah.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, PMI Kota Palembang bersama LRT Sumatera Selatan menggelar aksi donor darah bertajuk LRT Care di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan tersebut juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani, mengatakan aksi donor darah menjadi salah satu upaya menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi. Kegiatan itu juga merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-8 LRT Sumatera Selatan.

"Setiap bulan Palembang membutuhkan 7.000 kantong darah, baru tercukupi 5.000 kantong. Jadi masih terdapat kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulan," ujarnya.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang Dewi Sastrani (rompi merah) mengecek kesehatan pada kegiatan LRT Care di Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, Senin, 20 Juli 2026. (Foto: RRI/ Erlin Fartesa)

Dewi mengapresiasi dukungan LRT Sumatera Selatan dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut. Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus dilakukan untuk membantu menjaga ketersediaan darah di Kota Palembang.

"Mudah-mudahan kegiatan sosial dari LRT Kota Palembang ini bisa berkelanjutan. Selanjutnya, LRT ini tidak hanya sebagai alat transportasi tapi juga mendukung kegiatan yang bersifat kemanusiaan ataupun sosial," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, Rode Paulus, menargetkan kegiatan tersebut mampu menghimpun 150 kantong darah. Target itu diharapkan tercapai melalui partisipasi pegawai maupun masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.

Menurut Rode, aksi sosial tersebut tidak hanya berfokus pada donor darah. Pemeriksaan kesehatan gratis juga dibuka untuk masyarakat mulai 20 hingga 22 Juli 2026.

"Targetnya setiap hari 50 pendonor darah, jadi selama kegiatan 150 pendonor darah. Kegiatan ini tidak hanya donor darah tapi ada juga pemeriksaan kesehatan gratis," ujarnya.

Salah seorang pendonor, Wijaya, mengaku telah tiga kali mengikuti kegiatan donor darah. Ia berharap partisipasinya dapat membantu memenuhi kebutuhan darah sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat ikut mendonorkan darah secara rutin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....