Sekda Muba Pastikan Tim Pemadaman Karhutla Bekerja Maksimal

  • 12 Sep 2026 09:43 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Banyuasin (Muba) Syafaruddin turun langsung memadamkan api saat melintas di wilayah Kecamatan Lais, Kamis 10 September malam sekitar pukul 20.00 WIB. Pemadaman yang dilakukan sekda merupakan betuk kepedulian terhadap penanganan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunlah)

Sekda Muba Sekda Muba Syafaruddin mendapati kebakaran lahan di Dusun 4, Desa Epil, yang berada di pinggir jalan lintas. Tak tinggal diam, Sekda Muba langsung turun dari kendaraan dan ikut bahu-membahu memadamkan kobaran api bersama Camat Lais Heru Kharisma dan petugas pemadam kebakaran, Tim Karhutbunlah Kecamatan Lais, perangkat Desa Epil serta masyarakat.

“Saya bersama Camat Lais Kharisma, tim pemadam Kecamatan dan warga bahu-membahu memadamkan kebakaran yang terjadi di Kecamatan Lais. Saya memastikan pemadaman akan dilakukan di setiap kejadian Karhutbunlah, ” ujar Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi.

Syafaruddin menegaskan, kondisi kemarau panjang dengan tingkat kekeringan yang ekstrem membuat potensi kebakaran menjadi sangat tinggi. Dalam kondisi seperti ini, api sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan apabila penanganannya terlambat.

Karena itu, ia kembali mengingatkan seluruh masyarakat Muba agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Menurutnya di tengah kekeringan ekstrem dan kemarau panjang ini, api sangat sensitif terhadap apapun

“Jadi kami selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin untuk tetap menjaga Kesehatan. Jangan membakar sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat menghindari pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling penting dalam menghadapi ancaman karhutbunlah, terlebih di tengah kondisi cuaca yang sangat kering.

Camat Lais Heru Kharisma mengatakan, penanganan kebakaran di Desa Epil melibatkan unsur pemadam kebakaran, Tim Karhutbunlah Kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat. “Kesiapsiagaan seluruh unsur, menjadi penting untuk memastikan setiap kejadian kebakaran dapat segera ditangani sebelum api membesar,” ujar Heru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....