Polri Libatkan Serdik Sespimmen dalam Mitigasi Karhutla

  • 10 Sep 2026 13:35 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Serdik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 melakukan edukasi pencegahan karhutla kepada warga Ogan Ilir.
  • Masyarakat diberikan pemahaman bahaya pembakaran lahan serta dibagikan masker untuk mengantisipasi dampak asap.
  • Polres Ogan Ilir menekankan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Ogan Ilir melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Serdik Sespimmen) Polri Dikreg Ke-67 Tahun 2026 turun ke lapangan mengajak warga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, Rabu, 9 September 2026.

Kegiatan berlangsung di Perumahan Citra Indralaya, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Selain memberikan sosialisasi, para serdik juga membagikan masker kepada warga sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap akibat kebakaran lahan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai risiko karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari. Warga juga diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri bersama Serdik Sespimmen dalam membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi kebakaran.

“Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran warga mengenai bahaya dan dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat,” ungkapnya.

Selain memberikan edukasi, petugas mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Informasi cepat dari warga dinilai dapat membantu proses penanganan sebelum api meluas.

“Pembagian masker juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran lahan,” jelas AKBP Rizka.

AKBP Rizka mengapresiasi keterlibatan Serdik Sespimmen Polri Dikreg Ke-67 dalam kegiatan pencegahan karhutla. Ia menilai sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah tetap aman.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi dampak karhutla,” ujarnya.

Kapolres menegaskan pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan agar risiko kebakaran dapat ditekan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tegasnya.

Polres Ogan Ilir memastikan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan diharapkan semakin kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....