Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan Perumahan di Talang Betutu
- 08 Sep 2026 10:33 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kebakaran melanda lahan kosong seluas 0,5 hektare di kawasan Perumahan Purnama Regency 8, Talang Betutu, Palembang.
- Babinsa Sertu Harry bersama warga lokal bergerak cepat memadamkan api sebelum tiga unit mobil Damkar mempercepat proses pemadaman.
- Petugas berhasil memadamkan seluruh kobaran api tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada permukiman warga.
RRI.CO.ID, Palembang - Babinsa Kelurahan Talang Betutu Sertu Harry bersama warga memadamkan kebakaran lahan di Jalan Tapak Siring, Perumahan Purnama Regency 8, Palembang, pada Senin, 7 September 2026 malam. Langkah cepat Babinsa Kelurahan Talang Betutu Koramil 418-07/Sukarami tersebut berhasil menyelamatkan permukiman warga dari ancaman kobaran api.
Kobaran api mulai membakar lahan kosong mangkrak seluas 0,5 hektare itu sekitar pukul 19.35 WIB. Angin kencang dan ilalang kering memicu api membesar serta meluas ke area sekitarnya dengan sangat cepat.
Warga setempat langsung menghubungi Babinsa setelah melihat kobaran api menjalar di kawasan perumahan. "Kami bersama warga langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya agar api tidak mendekati rumah warga," ujar Sertu Harry di lokasi kejadian..
Satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran (PBK) dari Unit Alang-Alang Lebar tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 30 menit kemudian. Petugas pemadam langsung menyemprotkan air ke titik api utama guna menghentikan penjalaran api.
Dua unit armada Damkar tambahan menyusul ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan lahan. "Kami mengerahkan tiga unit kendaraan Damkar untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam," kata Sertu Harry menirukan keterangan komandan tim pemadam.
Tim gabungan berhasil mengendalikan serta memadamkan seluruh kobaran api tepat pada pukul 20.25 WIB. Penanganan cepat tersebut memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material pada bangunan rumah warga.
Sertu Harry mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah atau lahan sembarangan selama musim kering. "Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan karena semak belukar yang kering sangat mudah memicu kebakaran hebat," pungkas Sertu Harry.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....