Penyuluh Karhutla Mabes TNI Ingatkan Masyarakat Jangan Memicu Kebakaran Lahan

  • 03 Sep 2026 12:57 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- Tim Satgas Penyuluh Karhutla Mabes TNI mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membakar lahan untuk membuka maupun membersihkan area. Bahkan masyarakat diminta segera melaporkan jika melihat titik api atau kepulan asap.

“Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila melihat titik api atau kepulan asap agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin. Ini sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palembang yang terus diperkuat,” ungkap Ketua Tim Brigjen TNI Anjas Asmara dari rilis yang diterima Senin 31 Agustus 2026.

Tim Satgas Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI melakukan peninjauan lokasi kebakaran lahan di Jalan Tanjung Bubuk RT 03 RW 03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Minggu 30 Agustus 2026. Peninjauan itu dilakukan menyusul kebakaran lahan yang terjadi pada Sabtu 29 Agustus 2026 di wilayah Koramil 418-02/Pakjo, Kodim 0418/Palembang.

“Tidak hanya mengecek kondisi lahan pasca kebakaran, tim satgas memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi. Penyuluhan penting mengenai bahaya karhutla dan pentingnya mencegah munculnya titik api,” ucap Brigjen TNI Anjas.

Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi bekas kebakaran merupakan lahan kaplingan yang dipenuhi semak belukar dan tidak dikelola atau diurus. “Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lahan yang ditumbuhi vegetasi kering sangat mudah terbakar, terlebih saat cuaca panas dan kondisi kemarau,” jelas Ketua Tim bersama sejumlah perwira dari unsur TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Dandim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto mengapresiasi langkah Tim Satgas Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang turun langsung lapangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh hanya dilakukan ketika api sudah membesar.

“Pencegahan melalui edukasi, pemantauan dan keterlibatan masyarakat harus menjadi langkah utama. “Ini menjadi langkah penting untuk melihat kondisi sebenarnya sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan pencegahan kebakaran lahan,” ujar Kolonel Arh Erik Novianto.

Dandim menegaskan, jajaran Kodim 0418/Palembang akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat dalam melakukan pemantauan serta pencegahan karhutla.

“Jangan sampai api kecil menjadi kebakaran besar yang merugikan masyarakat. Jika menemukan titik api, segera laporkan sehingga dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengambil peran dalam mencegah kebakaran lahan. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” sambung Dandim.

Dandim mengingatkan pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama TNI, pemerintah, aparat terkait dan masyarakat harus bersinergi. “Kesadaran masyarakat menjadi kunci agar kejadian kebakaran lahan tidak terus berulang,” pungkas Dandim.

Kegiatan peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi lokasi pascakebakaran sekaligus memperkuat langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul. Kehadiran tim di tengah masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga bahwa pencegahan karhutla harus dimulai dari lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....