Tinjau Posko Karhutla Kertapati, Herman Deru Minta Mitigasi Diperkuat
- 08 Sep 2026 05:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melakukan peninjauan langsung ke Posko Satuan Tugas Karhutla di Kecamatan Kertapati, Palembang pada Senin, 7 September 2026.
- Peninjauan bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan personel dan sarana dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah perbatasan Kabupaten Ogan Ilir.
- Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan bencana Karhutla di musim rawan kebakaran.
RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau Posko Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kertapati, Palembang, Senin, 7 September 2026.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan personel dan sarana penanganan Karhutla, khususnya di wilayah Kertapati yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ogan Ilir.
Herman Deru meminta aparatur memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kemarau serta kekeringan. Ia juga menekankan penegakan aturan terhadap perusahaan yang terbukti melanggar.
“Kita sebagai aparatur harus sigap. Mitigasi harus bagus, termasuk memprediksi kemarau panjang dan kondisi kekeringan. Kita juga harus tegas terhadap korporasi yang melanggar,” tegasnya.
Selain penanganan kebakaran, Herman Deru meminta pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan dan kabut asap diperkuat. Pelayanan kesehatan selama 24 jam dapat dilakukan apabila kondisi membutuhkan.
Ia menegaskan pencegahan Karhutla harus dilakukan sebelum kebakaran terjadi. Sosialisasi kepada masyarakat dan pemantauan di lapangan perlu berjalan bersamaan untuk mengurangi potensi munculnya titik api.
“Jangan sampai lahan terbengkalai dan kemudian menjadi pemicu kebakaran. Kita fokus bekerja di lapangan,” katanya.
Camat Kertapati Rifandi Putra melaporkan, sejak Januari hingga 7 September 2026 tercatat 43 kejadian Karhutla di wilayah tersebut. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Kramasan karena berdekatan dengan permukiman penduduk.
Kondisi kekeringan dan kabut asap juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami peningkatan dengan rata-rata 15 hingga 20 pasien per hari di setiap puskesmas kecamatan.
Kasus ISPA tersebut cukup banyak ditemukan pada kelompok usia 5–9 tahun hingga 9–22 tahun. Untuk mendukung pelayanan, sejumlah fasilitas kesehatan juga telah dilengkapi dengan alat nebulizer.
Usai meninjau posko, Herman Deru menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada petugas Satgas Karhutla Kertapati. Ia kemudian melihat langsung salah satu lokasi kebakaran di wilayah yang berseberangan dengan Kabupaten Ogan Ilir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....