Api Hanguskan 253 Hektare Lahan di Palembang, Ratu Dewa Perkuat Posko Karhutla
- 07 Sep 2026 20:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sejak Januari hingga September 2026, tercatat 297 titik karhutla di Kota Palembang dengan luas lahan terbakar mencapai 253 hektare.
- Walikota Palembang dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meninjau titik karhutla dan memantau posko karhutla, Senin, 7 September 2026
- Berdasarkan laporan Kecamatan Sematang Borang mencatat titik karhutla tertinggi, kemudian Kecamatan Alang-Alang Lebar dan Kecamatan Ilir Barat Satu.
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Sejak Januari hingga September 2026, tercatat 297 titik karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 253 hektare.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memantau sejumlah posko karhutla, Senin, 7 September 2026. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas menghadapi potensi kebakaran di wilayah rawan.
Ratu Dewa mengatakan seluruh lahan yang terbakar berdasarkan laporan merupakan lahan mineral, bukan kawasan gambut. Ia menyebut penanganan karhutla terus diperkuat melalui pengerahan personel dan armada pemadam kebakaran.
"Lahannya itu tapi lahan mineral bukan lahan gambut. Kemarin menurut laporan ada 10 titik, tadi malam juga langsung diterjunkan 30 armada dari Damkar kota Palembang," katanya.
Pemkot Palembang juga menempatkan petugas posko di lokasi yang berdekatan dengan kawasan berisiko karhutla. Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat bergerak lebih cepat ketika kebakaran terjadi.
Ratu Dewa menargetkan petugas dapat tiba di lokasi kebakaran sekitar lima menit setelah menerima informasi. Penempatan petugas tersebut diberlakukan di seluruh kecamatan di Kota Palembang.
"Jadi nantinya tidak terlalu lama untuk menuju lokasi. 5 menit jadi bisa langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman api. Ini berlaku di seluruh kecamatan," ucapnya.
Berdasarkan laporan Pemkot Palembang, Kecamatan Sematang Borang mencatat titik karhutla tertinggi. Selanjutnya disusul Kecamatan Alang-Alang Lebar dan Kecamatan Ilir Barat Satu.
Pemkot Palembang terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam penanganan karhutla. Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel untuk memantau dampak kebakaran.
"Sesuai arahan bapak Gubernur, kita juga terus berkoordinasi rutin dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi. Dan secara rutin juga telah kita laporankan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....