Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Bukit Batu OKI
- 05 Sep 2026 14:20 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kebakaran melanda tiga rumah di Desa Bukit Batu, dengan dua rumah hangus terbakar dan satu rumah mengalami kerusakan bagian dapur.
- Bupati OKI Muchendi Mahzareki mendatangi korban dan menyerahkan bantuan berupa uang tunai, sembako, selimut, serta perlengkapan rumah tangga.
- Korsleting listrik diduga menjadi penyebab awal kebakaran, sementara pemerintah mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik dan peralatan rumah tangga.
RRI.CO.ID, OKI - Tiga keluarga di Desa Bukit Batu, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terdampak kebakaran yang terjadi pada Kamis 3 September 2026 siang. Dua rumah hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Sehari setelah kejadian, Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mendatangi langsung warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan, Jumat 4 September 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang sebagian kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai, sembako, selimut dan perlengkapan rumah tangga. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah musibah kebakaran.
Tiga rumah terdampak masing-masing dihuni keluarga Diana sebanyak lima orang, keluarga Len sebanyak empat orang dan keluarga Rahmi sebanyak empat orang. Rumah Rahmi mengalami kerusakan pada bagian dapur, sedangkan rumah Diana dan Len hangus terbakar.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik ketika pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Api kemudian membesar dan merambat hingga membakar bangunan di sekitarnya.
Muchendi mengatakan kehadiran pemerintah secara langsung diperlukan ketika masyarakat menghadapi musibah, terutama untuk memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera ditangani.
“Hari ini kita datang untuk melihat langsung kondisi saudara-saudara kita yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan mungkin belum bisa mengganti seluruh kerugian tetapi mudah-mudahan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka untuk sementara waktu,” ujar Muchendi.
Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa terus mendampingi keluarga terdampak serta berkoordinasi apabila terdapat kebutuhan lanjutan yang perlu segera ditangani. Menurutnya, warga korban musibah harus mendapatkan pendampingan selama masa pemulihan.
“Yang paling penting sekarang adalah memastikan warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Kami minta pemerintah desa dan kecamatan terus mendampingi korban,” katanya.
Selain penanganan pascakebakaran, Muchendi mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga. Warga diminta memeriksa kabel, stop kontak dan perangkat elektronik secara berkala serta memastikan kompor dan peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Salah seorang korban, Diana (43), mengaku keluarganya kehilangan sebagian besar harta benda akibat kebakaran. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah yang datang langsung dan memberikan bantuan kepada keluarganya.
“Memang musibah ini membuat kami kehilangan sebagian besar harta tetapi kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Bapak Bupati yang sudah datang langsung dan memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tutur Diana.
Pemerintah Kabupaten OKI melalui pemerintah kecamatan dan desa akan terus memantau kondisi keluarga terdampak. Pemkab juga mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing serta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko korban maupun kerugian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....