Mabes TNI Edukasi Pencegahan Karhutla di Desa Muara Medak

  • 02 Sep 2026 16:07 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Mabes TNI menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Muara Medak, Musi Banyuasin pada 1 September 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat mitigasi bencana lingkungan.
  • Kegiatan edukasi dipimpin oleh Pati Sahli Mabesal Brigjen TNI (Mar) Asril Tanjung dan dilaksanakan di Posko Induk BPBD Dusun 5 dalam wilayah hukum Koramil 401-04/Bayung Lencir.
  • Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong kesiapsiagaan masyarakat di kawasan rawan Karhutla Sumatera Selatan yang merupakan daerah yang sering mengalami bencana kebakaran hutan.

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Tim Penyuluhan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI memperkuat pencegahan kebakaran di Musi Banyuasin. Edukasi tersebut menyasar masyarakat Desa Muara Medak yang berada di wilayah rawan karhutla.

Kegiatan berlangsung di Posko Induk BPBD Dusun 5, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Selasa, 1 September 2026. Tim dipimpin Pati Sahli Mabesal Brigjen TNI (Mar) Asril Tanjung.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran lahan. Kegiatan juga memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penanganan karhutla.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Peserta berasal dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat setempat.

Kasdim 0401/Muba Mayor Inf Edi Hermanto turut menghadiri kegiatan tersebut. Danramil 401-04/Bayung Lencir Lettu Inf A. Afriyatna serta personel Polairud BKO Polda Sumsel juga hadir.

Tim Mabes TNI memberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla dan dampaknya bagi lingkungan. Warga juga mendapatkan penjelasan mengenai langkah pencegahan serta penanganan awal kebakaran.

"Tim memberikan penjelasan tentang bahaya tersembunyi, gangguan kesehatan, dan pencegahan karhutla. Warga dibekali cara merespons titik api secara cepat dan tepat," ujar Brigjen TNI (Mar) Asril Tanjung.

Sosialisasi juga membahas tindakan yang dapat dilakukan masyarakat ketika menemukan tanda kebakaran. Pemahaman tersebut diharapkan membantu warga mengambil langkah awal sebelum api meluas.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab bersama masyarakat. Warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menyampaikan berbagai kendala dalam penanganan karhutla.

Pemerintah desa, BPBD, KPHP Mendis-Lalan, dan perusahaan turut mendukung kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat pencegahan kebakaran.

Tim Mabes TNI berharap edukasi tersebut meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Warga juga diharapkan aktif menjaga wilayah dari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Kegiatan sosialisasi menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pencegahan bencana karhutla. Upaya tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan Sumatera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....