Polisi Selidiki Kebakaran Tujuh Bedeng di Prabumulih

  • 02 Sep 2026 13:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Peristiwa & Dugaan Penyebab: Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah panggung berisi tujuh unit bedeng di Prabumulih Utara pada Selasa (1/9/2026), yang diduga dipicu korsleting listrik dari plafon bedeng kosong.
  • Dampak & Korban: Tidak ada korban jiwa, tetapi seorang penderita stroke (58) mengalami luka bakar 13,5 persen, dua sepeda motor hangus, serta total kerugian material diperkirakan mencapai Rp350 juta.
  • Penanganan & Imbauan: Pihak Polres Prabumulih telah mengamankan TKP untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara Polda Sumsel mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik demi mencegah kebakaran.

RRI.CO.ID, Prabumulih - Kepolisian Resor Prabumulih bergerak cepat menangani musibah kebakaran hebat yang menghanguskan dua rumah panggung berbahan kayu di Gang 2 Saudara, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa, 1 September 2026. Bangunan yang terbagi menjadi tujuh unit bedeng tersebut rata dengan tanah dilalap si jago merah sekitar pukul 13.30 WIB.

Api diduga kuat berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik di bagian plafon salah satu bedeng kosong. Percikan api pertama kali diketahui oleh saksi Muhamad Fikqi Saputra yang spontan berteriak meminta pertolongan, hingga memicu warga sekitar berhamburan membantu memadamkan api serta menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Untuk menaklukkan kobaran api yang dengan cepat membesar, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas bersama warga bahu-membahu menjinakkan si jago merah hingga akhirnya api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 15.00 WIB.

Kapolres Prabumulih, AKBP Gunarto, menegaskan, jajarannya telah mengamankan area tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tim penyidik juga telah mengumpulkan barang bukti, mendokumentasikan lokasi, dan memeriksa sejumlah saksi demi memastikan penyebab pasti kebakaran.

"Kepolisian memasang garis polisi di area kejadian dan langsung melakukan olah TKP. Selain mengamankan barang bukti dan mendokumentasikan kondisi lokasi, tim penyidik juga menggali informasi dari para saksi guna mengusut pemicu kebakaran secara akurat,"ujar Gunarto.

Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menelan korban luka bernama Edityawarman (58), seorang penderita stroke yang berprofesi sebagai tukang ojek. Korban mengalami luka bakar sekitar 13,5 persen di bagian kedua kaki, lengan, serta area wajah, dan saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif.

Selain menghancurkan tujuh pintu bedeng beserta seluruh isinya, kobaran api turut memusnahkan dua unit sepeda motor jenis Yamaha Mio yang terparkir di lokasi. Total kerugian material akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai Rp350 juta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....