Kemenag Sumsel Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Agama Kristen
- 31 Agt 2026 19:34 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kantor Wilayah Kemenag Sumsel menggelar pembinaan kompetensi untuk 28 Penyuluh Agama Kristen PNS dan PPPK di Aula Kanwil pada Senin, 31 Agustus 2026.
- Peserta kegiatan berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan dengan tujuan memperkuat kapabilitas profesional dalam tugasnya.
- Pembukaan kegiatan dilaksanakan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumsel yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Taufiq.
RRI.CO.ID, Palembang - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan memperkuat kompetensi 28 Penyuluh Agama Kristen PNS dan PPPK. Pembinaan berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sumsel, Senin, 31 Agustus 2026.
Peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Kegiatan dibuka Kepala Kanwil Kemenag Sumsel yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Taufiq.
Taufiq mengatakan penyuluh agama memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Kehadiran mereka turut membentuk kepercayaan umat terhadap pelayanan Kementerian Agama.
“Penyuluh adalah wajah Kementerian Agama yang paling dekat dengan masyarakat,” ujar Taufiq.
Ia menjelaskan masyarakat lebih sering bertemu penyuluh di gereja, lingkungan, maupun kegiatan sosial. Karena itu, kualitas pelayanan penyuluh dinilai turut menentukan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama.
Taufiq menegaskan tugas penyuluh tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan kepada umat. Penyuluh juga berperan sebagai pembimbing, teladan, motivator, serta penghubung nilai agama dengan persoalan masyarakat.
Perkembangan teknologi informasi juga menjadi perhatian dalam kegiatan pembinaan tersebut. Penyuluh didorong meningkatkan literasi digital dan kemampuan komunikasi agar pesan keagamaan tersampaikan secara tepat.
Menurut Taufiq, ruang digital perlu dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan yang menyejukkan dan memperkuat persaudaraan. Pemanfaatan media sosial juga diharapkan dapat mencegah berkembangnya narasi provokasi dan intoleransi.
Ia menyebut peningkatan kompetensi, penguatan komitmen pelayanan, dan menjaga kerukunan menjadi perhatian utama pembinaan. Ketiga aspek tersebut diharapkan memperkuat peran penyuluh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperbarui semangat pengabdian,” ujar Taufiq.
Sementara itu, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Sumsel Bagus Ade Dinata Panjaitan mengatakan pembinaan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas wawasan serta meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas lapangan.
“Melalui peningkatan kompetensi ini, kami ingin memastikan Penyuluh Agama Kristen semakin profesional dan berintegritas,” tegas Bagus.
Ia berharap para penyuluh terus menunjukkan peran nyata dalam setiap ruang pelayanan dan pertemuan bersama umat. Peningkatan kapasitas diperlukan untuk menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Sebanyak 28 Penyuluh Agama Kristen PNS dan PPPK mengikuti seluruh rangkaian pembinaan tersebut. Kemenag Sumsel berharap kegiatan ini memperkuat kualitas pelayanan keagamaan dan menjaga kerukunan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....