Mabes TNI dan Pemkab Muba Perkuat Koordinasi Tangani Karhutla

  • 30 Agt 2026 08:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Markas Besar TNI melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Musi Banyuasin pada Jumat 28 Agustus 2026 untuk menguatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui sinergi lintas sektor.
  • Ketua Rombongan Brigjen TNI Asril Tanjung menekankan bahwa kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk koordinasi tetapi juga untuk meninjau secara langsung upaya penanggulangan karhutla di lapangan.
  • Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan memerlukan koordinasi sinergis antar institusi dan sektor dalam menghadapi tantangan bencana alam di wilayah Sumatra Selatan.

RRI.CO.ID, Musi Banyusin - Jajaran Markas Besar (Mabes) TNI melakukan kunjungan ke Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat 28 Agustus 2026. Kedatangan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua Rombongan Mabes TNI Brigjen TNI Asril Tanjung menjelaskan kunjungan tersebut tidak hanya untuk koordinasi. Tetapi juga meninjau secara langsung sejauh mana upaya penanggulangan karhutla yang telah dilakukan di Kabupaten Muba.

“Alhamdulillah, setelah melihat langsung di lapangan, upaya penanggulangan karhutla di Muba sudah berjalan sangat baik. Kolaborasi seluruh unsur terlihat solid, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga dunia usaha dan masyarakat,” ucapnya

Meski demikian Asril juga mengingatkan beberapa hal yang perlu terus ditingkatkan. “Masih ada beberapa hal agar kesiapsiagaan semakin optimal,” ungkap Asril.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama jajaran TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat terus memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Kunjungan jajaran Markas Besar (Mabes) TNI disambut Kalaksa BPBD Muba, Marko Susanto. Menurut Marko kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan, pencegahan, dan penanganan karhutla.

“Terutama penanganan di wilayah Muba yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan. Melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi ini, berbagai langkah strategis dibahas guna meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat kerja sama antarunsur dalam menghadapi ancaman karhutla,” ujar Marko.

Marko menegaskan, Pemkab Muba terus mengedepankan kolaborasi seluruh unsur sebagai kunci keberhasilan pengendalian karhutla. “Kami menyambut baik kunjungan Mabes TNI sebagai bentuk sinergi dan evaluasi bersama,” ucapnya.

Menurut bupati penanganan karhutla di Muba tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan TNI, Polri, BPBD, perusahaan, masyarakat, hingga pemerintah desa. “Kolaborasi inilah yang terus kami perkuat agar pencegahan dan penanganan berjalan semakin efektif,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....