Hotspot Terdeteksi Satelit di Babat Toman, Tim Karhutla Muba Langsung Cek Lokasi

  • 28 Agt 2026 21:45 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Tim Karhutla Posko Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Muba langsung melakukan ground check (GC) ke lokasi, Jumat, 28 Agustus 2026. GC dilakukan setelah adanya laporan Satelit NASA-NOAA20 yang mendeteksi adanya hotspot di wilayah Kecamatan Babat Toman.

“Berdasarkan instruksi bupati untuk memperkuat kewaspadaan dan bergerak cepat menindaklanjuti setiap titik panas. Karena itu, begitu menerima laporan tim langsung menindaklanjuti,” ucap Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, dalam siaran pers yang diterima RRI.

Menurutnya tidak harus menunggu api membesar. Tindak lanjut terhadap setiap informasi hotspot dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan Karhutla.

“Begitu mendapatkan informasi hotspot dari pantauan satelit, tim di Posko Babat Toman langsung berkoordinasi dan melakukan ground check ke lokasi. Hasil pengecekan, titik hotspot berada di Desa Kasmaran,” ujar Marko.

Lanjutnya, setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, tim memastikan api telah padam. Kondisi lahan juga dinyatakan aman dan terkendali. “Dari hasil pengecekan, api sudah padam dan kondisi saat ini aman terkendali,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pendataan lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,5 hektare. “Lahan tersebut merupakan area dengan vegetasi semak belukar dan bekas tebas tumbang, dengan jenis tanah mineral,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Muba, M Toha Tohet, menegaskan, penanganan Karhutla harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan tidak menunggu api membesar. Menurutnya, keberadaan hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan agar potensi kebakaran dapat dikendalikan sedini mungkin.

“Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu api membesar. Deteksi dini dan gerak cepat di lapangan menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas,” tegas Bupati.

Ia juga mengapresiasi sinergi TNI, Satpol PP, BPBD dan masyarakat dalam melakukan pengecekan serta memastikan api di Desa Kasmaran telah padam. “Kita ingin setiap titik yang terindikasi panas bisa segera dicek dan ditangani, sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya.

Tak berhenti di sana, pada Jumat siang hingga sore, BPBD Muba kembali menerima laporan kebakaran Karhutbunla di tiga lokasi berbeda dalam Kecamatan Sekayu. Ketiga lokasi yakni di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, tepatnya di belakang Hotel Pavilion.

Kemudian di Perumahan Kurma, Jalan Sekayu-Muara Teladan, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu dan Perumahan Badarudin, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu. “Laporan dari masyarakat diterima sekitar pukul 13.21 WIB, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Muba, Erik Endartono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....