Tarif KA Sindang Marga Bisa Berubah, Ini Rentang Harganya
- 27 Agt 2026 22:39 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Tarif KA Sindang Marga rute Kertapati–Lubuk Linggau menggunakan mekanisme komersial non-subsidi yang ditetapkan oleh PT Kereta Api Indonesia.
- Harga tiket kereta api dapat berubah-ubah tergantung subkelas, waktu pemesanan, periode keberangkatan, dan tingkat permintaan pelanggan.
- PT Kereta Api Indonesia dalam menetapkan tarif komersial tetap berpedoman pada regulasi dan koridor tarif yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.
RRI.CO.ID, Palembang - Tarif KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuk Linggau dapat berubah karena menggunakan mekanisme komersial atau non-subsidi. Harga tiket menyesuaikan subkelas, waktu pemesanan, periode keberangkatan, serta tingkat permintaan pelanggan.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan tarif komersial tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Penetapan harga mengacu pada koridor tarif pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.
KA Sindang Marga menyediakan kelas Bisnis dan Eksekutif untuk perjalanan Kertapati-Lubuk Linggau pulang-pergi. Berbeda dari kereta ekonomi bersubsidi, layanan tersebut menerapkan tarif komersial dengan rentang harga tertentu.
“Tarif komersial memang dapat berubah sesuai kondisi permintaan dan ketersediaan subkelas. Pelanggan tidak perlu khawatir karena tarif tetap berada dalam rentang batas bawah dan batas atas,” katanya.
KAI menetapkan tarif kelas Bisnis mulai Rp100.000 hingga Rp260.000 untuk KA Sindang Marga. Sementara kelas Eksekutif memiliki rentang harga mulai Rp140.000 sampai Rp350.000.
Pelanggan dapat membayar harga berbeda meski menggunakan kereta dan kelas layanan yang sama. Perbedaan tersebut dipengaruhi ketersediaan subkelas serta mekanisme penetapan tarif komersial.
KAI menggunakan sistem harga dinamis untuk menyesuaikan tarif tiket berdasarkan subkelas yang masih tersedia. Sistem akan menampilkan harga sesuai kondisi ketika pelanggan melakukan pemesanan.
Pemesanan lebih awal memberikan peluang memperoleh subkelas dengan harga lebih rendah selama persediaannya masih tersedia. Tarif murah juga lebih berpeluang ditemukan ketika tingkat permintaan perjalanan belum tinggi.
Sebaliknya, pilihan subkelas bertarif rendah dapat semakin terbatas ketika permintaan pelanggan meningkat. Kondisi tersebut biasanya terjadi menjelang keberangkatan, akhir pekan, atau periode liburan.
Aida mengimbau pelanggan memesan tiket lebih awal agar memiliki pilihan jadwal dan tarif lebih banyak. Langkah tersebut juga meningkatkan peluang mendapatkan harga lebih rendah sesuai ketersediaan subkelas.
KAI meminta masyarakat membeli tiket melalui Access by KAI, situs KAI, atau mitra resmi perusahaan. Informasi perjalanan juga tersedia melalui layanan pelanggan stasiun, Contact Center 121, WhatsApp KAI 121, dan media sosial resmi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....