Karhutla Kembali Terjadi di Muba, Tim Gabungan Padamkan Tiga Hektare
- 24 Agt 2026 21:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Dua titik kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin dengan total luas sekitar tiga hektare dan berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
- Lokasi kebakaran pertama berada di Jalan Sekayu-Bandar Jaya, Selarai, Kelurahan Balai Agung, sekitar Jembatan 5 Selarai.
- Lokasi kebakaran kedua berada di Jalan Kolonel H. Nazom Nurhawi, Kelurahan Serasan Jaya, arah GBL, sesuai laporan yang diterima BPBD Muba.
RRI.CO.ID Musi Banyuasin - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dua titik kebakaran di Kecamatan Sekayu dengan total luas sekitar tiga hektare berhasil dipadamkan tim gabungan. Minggu, 23 Agustus 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Muba Marko Susanto mengatakan, laporan karhutla diterima dari dua lokasi, yakni Jalan Sekayu-Bandar Jaya, Selarai, Kelurahan Balai Agung, sekitar Jembatan 5 Selarai serta Jalan Kolonel H. Nazom Nurhawi, Kelurahan Serasan Jaya, arah kompleks perumahan Griya Bumi Lestari (GBL) yang terletak di wilayah Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
“Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak ke lokasi. Kami selalu siap merespons setiap laporan karhutla, apalagi jika titik api berada dekat permukiman warga,” ujar Marko.
Penanganan dilakukan mulai pukul 10.35 WIB hingga 15.29 WIB. BPBD Muba mengerahkan dua unit mobil dalkarhutla, satu mobil suplai, tiga mesin pompa Mini Strike serta 25 rol selang pemadaman.
Proses pemadaman melibatkan personel TNI, Polri, Dinas Damkar dan Penyelamatan, perangkat Kecamatan Sekayu serta masyarakat. Sinergi lintas unsur tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas.
Marko mengungkapkan, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama minimnya sumber air di sekitar lokasi. Jarak titik api dengan sumber air dan kendaraan suplai juga cukup jauh sehingga menyulitkan proses pemadaman.
Selain itu, lokasi kebakaran berada dekat jaringan kabel listrik. Kondisi tersebut membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan selama melakukan pemadaman dan pendinginan di sekitar titik api.
“Sekitar pukul 15.29 WIB, pemadaman dan pendinginan di dua lokasi selesai. Setelah itu dilakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali,” ucap Marko.
Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dengan jenis tanah mineral. BPBD tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Bupati Muba, Toha Tohet menegaskan kesiapsiagaan menghadapi karhutla harus terus dipertahankan. Ia mengapresiasi respons cepat BPBD bersama seluruh unsur terkait dalam menangani setiap kejadian. “BPBD dan seluruh tim harus selalu siap. Begitu ada laporan, segera bergerak agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat,” tutur Toha.
Ia juga mengajak masyarakat ikut mencegah karhutla dengan tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di kawasan rawan terbakar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....