PKK Sumsel Minta Motif Batik Muara Enim Segera Didaftarkan HaKI

  • 23 Agt 2026 12:21 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Muara Enim - Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Sumatera Selatan Feby Herman Deru meminta setiap motif batik khas daerah segera didaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk melindungi karya perajin lokal.

Hal tersebut disampaikan Feby saat memimpin Rapat Pembinaan dan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Balai Agung Serasan Sekundang, Kecamatan Muara Enim, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Feby, perlindungan HaKI penting untuk menjaga identitas dan mencegah karya seni maupun kerajinan daerah digunakan pihak lain tanpa perlindungan hukum. Ia juga mendorong setiap kecamatan yang memiliki motif khas untuk segera mengurus pendaftarannya.

"Setiap kecamatan yang berhasil menciptakan motif batik khas daerah agar segera didaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektualnya (HaKI). Langkah ini penting untuk melindungi identitas dan karya perajin kita," tegas Feby.

Selain perlindungan HaKI, Feby meminta pelaku UMKM meningkatkan kualitas kemasan produk agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. Menurutnya, tampilan kemasan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya tarik produk lokal.

"Buatlah kemasan yang bagus dan menarik. Di tingkat provinsi, kita sudah memiliki fasilitas Rumah Kemasan yang siap membantu para pelaku UMKM agar produknya bisa menembus pasar yang lebih luas. Mari kita berencana dan bekerja bersama agar produk Muara Enim semakin dikenal di luar Sumsel," tambahnya.

Feby juga meminta kader PKK mengaktifkan kembali Dasawisma sebagai ujung tombak organisasi di tingkat masyarakat. Kader PKK diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan lingkungan.

"Jadilah kader PKK yang memberikan teladan baik dan memastikan keberadaan organisasi ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," kata Feby.

Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim Sumarni mengatakan Pemkab Muara Enim berkomitmen mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Salah satu bentuk dukungan dilakukan melalui program penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan pelaku UMKM.

"Kami telah bekerjasama dengan pihak perbankan untuk memfasilitasi bantuan modal usaha tanpa agunan dan tanpa bunga bagi pelaku UMKM. Selain itu, pendampingan pemasaran dan penyediaan gerai oleh-oleh terus dioptimalkan melalui Dinas Koperasi," jelas Sumarni.

Pemkab Muara Enim juga menyiapkan pembentukan Kampung Songket di Kecamatan Muara Belida. Program tersebut diarahkan untuk menjadi salah satu pusat pengembangan kerajinan sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.

Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Ahmad Yani mengatakan arahan dari TP PKK Provinsi Sumsel menjadi dorongan bagi kader di daerah untuk meningkatkan pelaksanaan program hingga tingkat desa.

"TP PKK Muara Enim berkomitmen mendukung program pembangunan daerah, dengan fokus pada penguatan ketahanan pangan, kualitas kesehatan, ekonomi keluarga, serta potensi kearifan lokal. Arahan dan petunjuk dari TP PKK Provinsi sangat kami perlukan agar program kerja di tingkat desa dapat berjalan selaras demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Ahmad Yani.

Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Sumsel juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada TP PKK Kabupaten Muara Enim. Bantuan yang diberikan antara lain Buku Hasil Rakernas X PKK, banner alat penyuluhan, daun-daun Alquran, Alat Permainan Edukatif (APE), tempat sampah tiga lubang, serta bantuan nutrisi bagi penderita TB paru.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan evaluasi TP PKK Provinsi Sumsel ke 17 kabupaten dan kota. Evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan program sekaligus menyosialisasikan hasil Rakernas PKK hingga tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....