TP PKK Sumsel Perkuat Kapasitas Kader untuk Ekonomi Keluarga
- 06 Agt 2026 20:05 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Pokja II Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan yang berlangsung di Palembang, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kegiatan mengusung Program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi). TP PKK Sumsel juga ingin memperkuat kapasitas kader Pokja II melalui pelatihan yang berfokus pada peningkatan literasi, pendidikan anak usia dini (PAUD), serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Staf Ahli TP PKK Sumsel, Lidyawati Cik Ujang, mengatakan, Pokja II memiliki peran strategis dalam mendorong terwujudnya keluarga yang mandiri dan sejahtera melalui penguatan pendidikan serta pemberdayaan ekonomi.
"Perkembangan teknologi dan dinamika sosial menuntut kader PKK tidak hanya memiliki semangat pengabdian, tetapi juga pengetahuan dan kemampuan beradaptasi. Pelatihan ini dirancang agar program PKK memberikan dampak konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujar Lidyawati.
Menurutnya, peningkatan kapasitas kader menjadi penting agar program PKK dapat menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Kader diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian keluarga di daerah masing-masing.
Pelatihan tersebut membekali kader dengan sejumlah materi yang mencakup penguatan literasi dan pengasuhan, modernisasi UMKM PKK, hingga peningkatan kemandirian finansial keluarga.
Sementara itu, Ketua Pokja II TP PKK Sumsel, Perry Rizal, menyampaikan kegiatan berlangsung selama tiga hari dan diikuti 68 peserta yang merupakan perwakilan Pokja II dari kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan se-Sumatera Selatan.
Untuk mendukung kualitas pelatihan, panitia menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya TP PKK Provinsi Sumsel, Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumsel, Perwakilan BKKBN Sumsel, serta lembaga perbankan.
"Melalui pelatihan ini, para kader diharapkan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) di daerah masing-masing untuk menularkan ilmu dan mengimplementasikannya sesuai potensi lokal," pungkas Perry.
TP PKK Sumsel berharap kapasitas kader Pokja II semakin meningkat sehingga mampu mendorong penguatan literasi, kualitas pendidikan, serta pengelolaan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....