Jalan MP Mangkunegara Berlubang Viral, Pengendara Palembang Resah
- 22 Agt 2026 05:26 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Belasan kupasan jalan berukuran hingga 2 meter di sepanjang Jl MP Mangkunegara, Palembang, dibiarkan menganga lebih dari sepekan hingga tumpah di media sosial.
- Penundaan penutupan lubang terjadi akibat mesin pengolah aspal (Asphalt Mixing Plant) milik kontraktor mengalami kerusakan teknis sejak pertengahan Agustus.
- Dinas PU Bina Marga Sumsel menjanjikan penanganan darurat dan pengaspalan ulang (overlay) di 12 titik jalan tersebut diselesaikan penuh pada Jumat malam.
RRI.CO.ID, Palembang - Ancaman keselamatan mengintai para pengguna jalan di kawasan Jl MP Mangkunegara, Palembang. Proyek pemeliharaan berkala yang tak kunjung tuntas meninggalkan belasan lubang bertepi tajam di sepanjang badan jalan, memicu kekesalan warga hingga viral di media sosial.
Hasil pantauan lapangan menunjukkan belasan titik kupasan aspal berukuran 1 hingga 2 meter terhampar tanpa barikade pengaman yang memadai. Tak ada tanda-tanda pengerjaan maupun keberadaan alat berat di lokasi, meski arus lalu lintas di jalur tersebut tergolong padat.
Keluhan warga pun meledak di dunia maya. Video rekaman kondisi jalan yang diunggah akun Instagram @oypalembang mendadak diserbu ribuan tanggapan bernada kritis. Pengendara terpaksa bermanuver berbahaya demi menghindari jepitan lubang persegi tersebut.
“Sudah seminggu lebih tidak ada penanganan lubang ini. Terpaksa kami harus menghindar. Bagaimana kalau ditabrak mobil dari belakang, amit-amit,” keluh salah seorang pengendara dalam rekaman yang beredar luas pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Keluhan serupa dilontarkan warganet lain yang menyoroti dampak kerusakan fisik kendaraan akibat melintasi jalur bergelombang itu. "Asli nian, nemen masuk lobang. Kelahar ancur, shock bocor.. jingoklah wong ojol... shock nyo bocor galo rato2.. gawe jalan lobang, rusak cak ini..." tulis akun netizen di kolom komentar.

Menanggapi gejolak warga, pihak dinas terkait bergeming memberikan alasan teknis. Kepala Bidang Jalan Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan, Adrifan, mengonfirmasi bahwa pengerjaan terhenti akibat kendala alat produksi material aspal dari pihak ketiga.
“Seharusnya itu ditutup pada 3-4 hari yang lalu, tapi informasi dari kontraktor ada kendala kerusakan pada AMP (Asphalt Mixing Plant),” terang Adrifan saat dikonfirmasi, Jumat, 21 Agustus 2026.
Ia menambahkan, perbaikan mesin pengolah aspal tersebut kini telah rampung dan kontraktor berjanji menyelesaikan sisa pekerjaan tanpa menunda lagi. “Tidak hanya ditutup, tapi semuanya akan di-overlay malam ini juga,” tegasnya.
Secara teknis, penanganan di Jl MP Mangkunegara merupakan bagian dari paket pemeliharaan jalan UPT Jalan dan Jembatan Kota Palembang dengan total anggaran Rp1,9 miliar. Pengerjaan mencakup panjang efektif 450 meter dari total panjang fungsional 2,58 kilometer.
PPTK Paket Pemeliharaan Berkala Jl MP Mangkunegara, Delly Puspita, menjelaskan bahwa pengerukan jalan sebenarnya sudah dimulai sejak 12 Agustus 2026.
“Rencananya setelah dikupas langsung ditutup, tapi karena ada kerusakan AMP jadi tidak bisa,” jelas Delly.
Terkait keluhan pengguna jalan mengenai minimnya tanda peringatan di sekitar lokasi galian, Delly menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang rambu pada sejumlah titik awal pekerjaan.
Rambu peringatan antara lain ditempatkan di kawasan dekat Kavaleri dan Abiasan. Namun, pemasangan rambu pada setiap lubang dinilai sulit dilakukan karena sejumlah titik galian berada di tengah badan jalan.
Kondisi tersebut tetap menjadi perhatian karena keberadaan lubang dan aktivitas pekerjaan dapat meningkatkan risiko bagi pengendara, terutama pada malam hari maupun saat kondisi lalu lintas padat.
“Kami mengimbau khususnya untuk pengguna kendaraan bermotor roda dua karena kondisi jalan yang berlubang,” pungkas Delly.
Ia mengungkapkan, paket anggaran Rp1,9 miliar tersebut tidak hanya menyasar jalan MP Mangkunegara, melainkan juga beberapa ruas vital lain seperti Jl Mayor Zen, Jl Kapten A Rivai, Jl Angkatan 45, hingga area Flyover Jakabaring dan Gandus.
Mengingat proses penutupan baru dieksekusi malam hari, pengendara diminta ekstra reached. “Kami mengimbau khususnya untuk pengguna kendaraan bermotor roda dua karena kondisi jalan yang berlubang,” imbau Delly.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....