Hari Juang Polri 2026, Polda Sumsel Tekankan Profesionalitas Polisi

  • 22 Agt 2026 14:04 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumsel memperingati Hari Juang Polri 2026 melalui upacara di Mapolda Sumsel dengan pembacaan Teks Proklamasi Polisi dan sejarah perjuangan Polri pada 21 Agustus 1945.
  • Hari Juang Polri menjadi momentum meneladani semangat perjuangan para pendahulu, khususnya nilai patriotisme, keberanian, loyalitas, keikhlasan, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Polda Sumsel meneguhkan komitmen meningkatkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, responsif, dan berintegritas serta senantiasa hadir menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan.

RRI.CO.ID Palembang - Semangat perjuangan Polisi Istimewa Surabaya pada 1945 menjadi pengingat bagi Polda Sumsel untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Nilai keberanian, loyalitas, dan dedikasi para pendahulu dinilai tetap relevan dalam pelaksanaan tugas kepolisian saat ini.

Polda Sumsel menggelar upacara peringatan Hari Juang Polri 2026 di Lapangan Utama Mapolda Sumsel, Jumat, 12 Agustus 2026. Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan tersebut.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, Irwasda, pejabat utama, serta personel Polda Sumsel turut mengikuti upacara. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat.

Salah satu rangkaian utama upacara ialah pembacaan Teks Proklamasi Polisi. Teks tersebut mengingatkan kembali sikap Polisi Istimewa Surabaya yang menyatakan kesetiaan kepada Negara Republik Indonesia pada 21 Agustus 1945.

Saat itu, Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin bersama Polisi Istimewa Surabaya menyatakan tekad untuk bersatu dengan rakyat. Mereka juga berkomitmen mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 serta menjaga kedaulatan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Juang Polri tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang sejarah perjuangan kepolisian. Polda Sumsel menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat untuk memperkuat profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho menegaskan nilai perjuangan para pendahulu harus diterapkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional. Menurutnya, kepentingan masyarakat harus menjadi bagian utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Nilai perjuangan para pendahulu harus terus diterapkan melalui tugas kepolisian yang profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan personel perlu menghayati kembali nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui keberanian, loyalitas, pengabdian, dan kedekatan dengan masyarakat.

Menurut Nandang, perkembangan tantangan kepolisian juga menuntut personel meningkatkan kualitas pelayanan publik. Personel harus mampu memberikan pelayanan yang humanis, responsif, profesional, dan berintegritas.

“Semangat perjuangan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui keberanian, loyalitas, pengabdian, dan kehadiran yang dekat dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya.

Melalui peringatan Hari Juang Polri 2026, Polda Sumsel kembali meneguhkan komitmen meneruskan semangat perjuangan para pendahulu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....