Karnaval Budaya OKI Meriahkan HUT RI dan Gerakkan UMKM

  • 19 Agt 2026 16:02 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Ribuan warga memadati ruas jalan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir selama Karnaval Budaya OKI berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Karnaval Budaya OKI merupakan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang menampilkan beragam budaya Nusantara.
  • Peserta Karnaval terdiri dari pelajar, komunitas, paguyuban Nusantara, pemerintah daerah, dan masyarakat umum yang menampilkan pakaian adat, tarian, musik, dan pertunjukan teatrikal.

RRI.CO.ID, OKI - Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, saat Karnaval Budaya OKI. Kegiatan tersebut digelar memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menampilkan beragam budaya Nusantara, Selasa, 18 Agustus 2026.

‎Karnaval diikuti pelajar, komunitas, paguyuban Nusantara, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum dari berbagai wilayah. Peserta menampilkan pakaian adat, tarian, musik, serta pertunjukan teatrikal yang mencerminkan keberagaman Indonesia.

‎Kegiatan dimulai dari Lapangan Hatta, Kelurahan Sidakersa, menuju kawasan Dinas Sosial, Kelurahan Sukadana. ‎Sementara peserta PAUD dan TK menempuh rute lebih pendek hingga TK Bhayangkari Kayuagung.

‎Ribuan peserta dari jenjang PAUD hingga SMA, MA, dan SMK turut memeriahkan kegiatan tersebut. Perwakilan kecamatan, perangkat daerah, serta paguyuban daerah menampilkan identitas budaya masing-masing.

‎Budaya Jawa, Minangkabau, Sunda, Sumatera Utara, Bali, Madura, Banten, hingga Lombok tampil bergantian. Penampilan tersebut menarik perhatian warga yang memenuhi sepanjang jalur karnaval dan mengabadikannya melalui telepon seluler.

‎Bupati OKI Muchendi Mahzareki menyebut keberagaman dalam karnaval mencerminkan kehidupan masyarakat Kabupaten OKI. Menurutnya, keberagaman suku, etnis, dan agama menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan serta kebersamaan.

‎“Karnaval ini menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan kita. OKI merupakan rumah bagi berbagai suku, etnis, dan agama. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin terus merawat persatuan dan kebersamaan,” katanya.

‎Selain menjadi ruang ekspresi budaya, karnaval turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM setempat. ‎Pedagang makanan dan minuman memanfaatkan ramainya warga untuk menawarkan berbagai produk kepada pengunjung.

‎Muchendi mengatakan perayaan kemerdekaan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk menggerakkan perekonomian rakyat. Ribuan pengunjung dinilai memberikan ruang bagi UMKM memperkenalkan sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal.

‎“Yang tidak kalah penting, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Ribuan orang hadir, UMKM ikut tumbuh, dan produk-produk lokal mendapat ruang untuk dikenal. Jadi semangat kemerdekaan hari ini juga kita wujudkan dengan menghidupkan ekonomi rakyat,” ujarnya.

‎Salah seorang warga OKI, Rina, mengatakan karnaval menjadi hiburan keluarga sekaligus sarana mengenal budaya daerah lain tanpa bepergian jauh. Keberagaman budaya terus dikenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan serupa.

‎"Ramai sekali acara karnaval ini, anak-anak juga senang melihat kostum yang berbeda-beda. Selain hiburan, kita jadi bisa mengenal budaya daerah lain tanpa harus pergi jauh,” kata Rina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....