Semarak HUT ke-81 RI, Warga Kencana Damai Bangun Gotong Royong

  • 17 Agt 2026 22:37 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17Agustus bukan hanya lomba, pesta hiburan di beberapa tempat di Kota Palembang tapi memberikan manfaat buat warga sekitar.
  • Kemudian dengan lomba ini mengajarkan warga untuk memahami nilai perjuangan.
  • Diantaranya mengajarkan jiwa gotong royong antar warga dengan semangat saling membantu.

RRI.CO.ID, Palembang - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Komplek Kencana Damai Palembang tidak hanya menghadirkan perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga.

Ketua Panitia Gathering dan Lomba 17 Agustus, Parasti Anggraini, mengatakan kegiatan digelar untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Komplek Kencana Damai RT 60 Palembang, Sabtu, 16 Agustus 2026.

Menurut Parasti, rangkaian perlombaan melibatkan berbagai kelompok usia. Anak-anak, remaja, ibu-ibu, hingga bapak-bapak mengikuti lomba sesuai kategori masing-masing.

“Lomba untuk anak-anak seperti lari karung, tiup gelas, sementara remaja lomba memasukkan belut ke dalam botol. Kaum ibu lomba kipas ikan dalam piring dan kaum bapak lomba gaplek,” tegas Parasti.

Parasti mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari para donatur dan warga sekitar. Sumbangan yang terkumpul digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama kegiatan.

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan kepedulian warga terhadap kegiatan bersama. Kebersamaan itu sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarwarga di lingkungan tempat tinggal.

Parasti menilai perlombaan 17 Agustus memiliki makna lebih luas daripada sekadar hiburan. Kegiatan tersebut mengajarkan nilai gotong royong, kerja sama, dan kepedulian kepada masyarakat.

Ia mengatakan keterlibatan keluarga dalam kegiatan kemerdekaan juga menjadi sarana mengenalkan nilai perjuangan kepada generasi muda. Nilai tersebut dapat diterapkan melalui sikap saling membantu dan menghargai sesama.

“Adanya kegiatan lomba ini tentu akan menjadikan silaturahmi antarwarga terjalin yang selama ini tidak saling mengenal. Sekaligus menumbuhkan jiwa saling menghargai dan saling menjaga satu sama lainnya,” ujar Parasti.

Parasti berharap semangat kebersamaan tersebut tidak berhenti setelah rangkaian perlombaan selesai. Warga diharapkan terus menjaga hubungan baik dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....