Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Dibangun di Palembang

  • 17 Agt 2026 09:46 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Rumah Tahfidz Tuli di Perumahan Privilege, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Rumah Tahfidz Tuli tersebut menjadi yang pertama di Pulau Sumatera dan kedua di Indonesia. Kehadirannya diharapkan memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an yang inklusif bagi masyarakat tuli.

Rumah Tahfidz Tuli dibangun sebagai tempat belajar Al-Qur’an bagi sahabat tuli sehingga mereka tidak perlu berpindah-pindah lokasi untuk mengikuti kegiatan mengaji. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan bahasa isyarat dan didampingi ustadz serta ustadzah.

Para santri tuli nantinya mendapat bimbingan untuk membaca, memahami, hingga menghafalkan Al-Qur’an sesuai dengan kebutuhan pembelajaran mereka.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi pembangunan Rumah Tahfidz Tuli tersebut. Menurutnya, fasilitas ini menjadi langkah positif dalam memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat tuli untuk mempelajari Al-Qur’an.

“Ini pertama di Sumatera Selatan untuk rumah tahfidz tuli. Saya mengucapkan apresiasi dan bangga karena pembangunannya dilakukan. Semoga ini membawa berkah dan manfaat bagi para sahabat tuli dalam membaca Al-Qur’an,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, keberadaan Rumah Tahfidz Tuli juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur’an.

“Rumah tahfidz itu tidak dicirikan bangunan. Identitas pertamanya adalah adanya pengajar dan diajar, adanya KBM mengaji,” ujarnya.

Sementara itu, COO & CO Owner Privilege Palembang, Ryoga Nugraha, mengatakan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat tuli sebenarnya telah berjalan sebelum pembangunan gedung secara fisik dimulai.

Ia berharap Rumah Tahfidz Tuli ke depan dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran keagamaan bagi komunitas tuli dan masyarakat penyandang disabilitas di Sumatera Selatan, khususnya dalam mempelajari, membaca, dan menghafalkan Al-Qur’an.

Pembangunan Rumah Tahfidz Tuli diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan keagamaan yang lebih inklusif sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat tuli untuk mendapatkan pembelajaran Al-Qur’an secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....