Mengenal Sosok A.K. Gani, Pahlawan Nasional asal Sumsel

  • 13 Agt 2026 15:36 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • A.K. Gani merupakan pahlawan nasional asal Sumatera Selatan yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
  • Ia dikenal gigih memperjuangkan kemerdekaan serta berkontribusi dalam berbagai bidang pemerintahan dan perjuangan.
  • Kisah perjuangan A.K. Gani penting dikenalkan kepada generasi muda agar nilai kepahlawanannya tetap dikenang.

RRI.CO.ID, Palembang - Nama dr. A.K. Gani tercatat sebagai salah satu pahlawan nasional asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki peran penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Namun, di balik kiprahnya sebagai tokoh perjuangan dan dokter, terdapat sosok pribadi yang dikenang dekat oleh keluarga, terutama oleh putrinya, G.I. Priyanti Gani.

Kepala Museum A.K. Gani, G.I. Priyanti Gani, yang juga merupakan putri A.K. Gani, mengungkapkan bahwa dirinya masih sempat bertemu dan mengenal sang ayah meski hanya dalam waktu singkat. Ia lahir pada 1964, sementara A.K. Gani meninggal dunia pada 1968, ketika dirinya masih berusia sekitar empat tahun.

"Ya, saya masih bertemu beliau, umur saya empat tahun. Saya lahir tahun 1964 dan beliau meninggal tahun 1968. Walaupun saya hanya sebentar sekali bersama beliau, tetapi saya dekat, yang paling saya ingat adalah setiap pagi kami makan bersama," ujar G.I. Priyanti Gani dalam Dialog Palembang Menyapa RRI, Senin 10 Agustus 2026.

Kepala Museum A.K. Gani, G.I. Priyanti Gani saat berbincang di RRI. (Foto: RRI/Zhohorianis Chitra Asmara.

Menurutnya, sejak dahulu A.K. Gani merupakan sosok yang memiliki kesibukan tinggi. Selain menjalankan pekerjaan kantor, A.K. Gani juga tetap menjalankan praktik sebagai dokter.

"Beliau dari dulu mengerjakan pekerjaan kantor dan praktik dokternya, meski pada tahun-tahun terakhir kehidupannya telah kembali ke Palembang, beliau tetap aktif berkiprah untuk kepentingan nasional. Semangat perjuangan dan kecintaannya terhadap Indonesia begitu kuat, bahkan menjadi prinsip yang terus dipegangnya," katanya.

Ia mengenang pesan sang ayah bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan diperjuangkan dengan pengorbanan, darah, dan air mata, termasuk dengan meninggalkan keluarga dan segala sesuatu yang dimiliki.

"Beliau bilang, kita harus sangat mengerti bahwa negara Indonesia ini kita perjuangkan dengan darah dan air mata, meninggalkan keluarga, meninggalkan semua yang ada. Pikiran beliau hanyalah Indonesia ini merdeka, NKRI kembali ke pangkuan kita tanpa ada intimidasi dari penjajah," ungkapnya.

Selain semangat kebangsaan, Priyanti juga mengenang nilai kemandirian yang ditanamkan A.K. Gani kepada dirinya sejak kecil. Sang ayah mengajarkan agar dirinya tidak mudah menyerah dan tidak bergantung kepada orang lain.

"Kemandirian yang beliau tuangkan kepada saya, jangan cengeng, jangan ketergantungan pada orang," ungkapnya. Nilai-nilai tersebut, kata Priyanti, menjadi bagian penting dari warisan A.K. Gani kepada keluarga dan generasi setelahnya.

Sosok A.K. Gani tidak hanya dikenang sebagai pahlawan nasional yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Ia juga dikenang sebagai seorang ayah yang menanamkan semangat kemandirian, keteguhan, dan kecintaan terhadap tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....