Jembatan Baru Hubungkan Tiga Dusun di Tanjung Kerang Muba

  • 11 Agt 2026 13:57 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Jembatan besi permanen resmi menggantikan jembatan darurat dari batang kelapa yang berisiko bagi warga.
  • Pembangunan jembatan terwujud berkat kolaborasi Pemdes Tanjung Kerang dengan PT Medco E&P.
  • Infrastruktur anyar ini menghubungkan Dusun 5, 7, dan 10 serta membuka jalur ke Desa Langkap.

RRI.CO.ID, Muba - PWarga Desa Tanjung Kerang, Kabupaten Musi Banyuasin, kini memiliki akses yang lebih aman setelah jembatan besi baru selesai dibangun. Sebelumnya, warga Dusun 7 harus melintasi batang kelapa untuk menghubungkan wilayah permukiman dan aktivitas sehari-hari.

PT Medco E&P bersama Pemerintah Desa Tanjung Kerang menyerahterimakan jembatan tersebut pada Selasa, 11 Agustus 2026. Infrastruktur baru itu dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap jalur penghubung yang aman dan layak.

Camat Babat Supat Musmulyadi memimpin prosesi serah terima jembatan di Dusun 7 Desa Tanjung Kerang. Kepala Desa Tanjung Kerang Eka Saprullah Zainudin dan perwakilan Humas PT Medco E&P turut menghadiri kegiatan tersebut.

Jembatan baru itu memiliki panjang enam meter dan lebar lima meter. Fasilitas tersebut menghubungkan Dusun 5, Dusun 7, dan Dusun 10 dalam wilayah Desa Tanjung Kerang.

Selain menghubungkan antarwilayah dalam desa, jembatan tersebut menjadi akses penting menuju Desa Langkap. Musmulyadi menilai keberadaan jalur itu dapat memperlancar mobilitas masyarakat dalam berbagai aktivitas.

"Jembatan ini menjadi jalur vital yang menghubungkan Desa Tanjung Kerang dan Desa Langkap," ujar Musmulyadi.

Menurutnya, akses yang semakin baik dapat mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat. Pemerintah Kecamatan Babat Supat berharap infrastruktur tersebut memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga.

Perwakilan Humas PT Medco E&P menyatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari dukungan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pihaknya berharap fasilitas tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah dan menunjang aktivitas warga.

"Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan mendukung peningkatan konektivitas antarwilayah," ujarnya.

Kepala Desa Tanjung Kerang Eka Saprullah Zainudin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan PT Medco E&P. Menurutnya, pembangunan jembatan menjawab kebutuhan warga yang selama ini menghadapi akses berisiko.

Warga juga menyambut keberadaan jembatan tersebut karena tidak lagi harus menggunakan batang kelapa sebagai jalur penyeberangan. Kondisi itu dinilai memberikan rasa aman sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada jembatan besi yang aman, ini seperti menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya," ujarnya.

Pemerintah desa berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal dan dirawat bersama. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diharapkan terus menghadirkan pembangunan yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....