Tim SAR Temukan ABK 16 Tahun yang Tenggelam di Muara Lalan

  • 11 Agt 2026 12:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Tim SAR Gabungan menemukan M. Firliansyah, 16 tahun, dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian.
  • Korban ditemukan mengapung sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.
  • Basarnas menutup operasi SAR dan mengimbau masyarakat meningkatkan keselamatan saat beraktivitas di perairan.

RRI.CO.ID, Palembang - Tim SAR Gabungan menemukan M. Firliansyah, 16 tahun, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Muara Lalan, Musi Banyuasin. Korban ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian pada Senin, 10 Agustus 2026.

Firliansyah ditemukan sekitar pukul 14.15 WIB dalam kondisi mengapung di tengah sungai. Lokasi penemuan berada sekitar 2,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Tim SAR Gabungan menemukan korban setelah menyisir sejumlah sektor pencarian di perairan Desa Perumpung Raya, Kecamatan Lalan. Tim tersebut terdiri atas Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, BPBD, dan masyarakat.

Korban kemudian dievakuasi dari lokasi penemuan untuk dibawa ke rumah duka. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian terhadap Firliansyah yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan, operasi pencarian dihentikan setelah korban ditemukan. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

"Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian oleh seluruh unsur SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian," ujar Raymond.

Raymond mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam pencarian korban selama dua hari. Menurutnya, operasi tersebut melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, dan masyarakat secara bersama-sama.

Raymond juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Firliansyah atas musibah tersebut. Ia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," tuturnya.

Dengan ditemukannya korban, Basarnas Kantor SAR Palembang secara resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan. Seluruh personel dan peralatan yang digunakan selama operasi kemudian ditarik dari lokasi.

Basarnas mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas di sungai maupun perairan. Warga juga diminta menggunakan perlengkapan keselamatan serta memperhatikan kondisi cuaca dan arus sebelum beraktivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....