Karhutla Kembali Terjadi di Lawang Wetan
- 11 Agt 2026 16:22 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sekitar belakang SMA Negeri 1 Lawang Wetan, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin, 10 Agustus 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan warga sekitar pukul 09.00 WIB dan menghanguskan sekitar satu hektare lahan.
Lahan yang terbakar didominasi vegetasi semak belukar dengan jenis tanah mineral. Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menjadi perhatian tim di lapangan.
Staf Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana sekaligus Humas BPBD Musi Banyuasin, Rivo Handoko, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Muba Marko Susanto, mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan tim siaga karhutla.
"Begitu menerima laporan, kami langsung mengirimkan tim ke lokasi," ujar Rivo.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Dinas Perkebunan, Satpol PP, serta perangkat kecamatan dan desa. Petugas juga melakukan pendataan untuk mengetahui kondisi lahan yang terdampak.
BPBD Muba mengerahkan satu unit mobil pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta satu unit mobil suplai air. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung proses pemadaman di lokasi kejadian.
"Pemadaman dilakukan bersama tim gabungan agar api tidak meluas," katanya.
Setelah dilakukan penanganan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.40 WIB. Petugas kemudian memastikan kondisi di sekitar lokasi dan melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
BPBD Muba mengimbau masyarakat di sekitar kawasan rawan karhutla agar tidak melakukan pembakaran lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api untuk mempercepat penanganan.
Kejadian berulang di kawasan tersebut menjadi perhatian karena kondisi lahan yang mudah terbakar dapat mempercepat penyebaran api. Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan agar kebakaran tidak meluas serta menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....