Manggala Agni Padamkan Karhutla Pemulutan, Api Tak Jangkau Permukiman Warga
- 11 Agt 2026 14:53 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kebakaran hutan dan lahan di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke permukiman warga.
- Operasi pemadaman dilakukan tim gabungan Manggala Agni selama dua hari, dari Sabtu 8 Agustus hingga Minggu 9 Agustus 2026.
- Penanganan karhutla merupakan hasil sinergi personel dari tiga daops Manggala Agni yang melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Kabupaten Ogan Ilir.
RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke permukiman warga. Operasi pemadaman dilakukan tim gabungan Manggala Agni selama dua hari, Sabtu, 8 Agustus 2026 hingga Minggu, 9 Agustus 2026.
Perwakilan petugas di lapangan, Topan Tendiansa mengatakan penanganan karhutla tersebut merupakan hasil sinergi personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV Banyuasin, Daops Sumatera XVI Lahat dan Daops Sumatera XII Muara Tebo yang tengah melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Kabupaten Ogan Ilir.
Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Sabtu siang. Cuaca panas disertai embusan angin cukup kencang membuat api dengan cepat merambat melalui semak belukar, belidang dan ilalang kering di sekitar lokasi.
“Lokasi kebakaran berbatasan langsung dengan permukiman warga sehingga menuntut kecepatan dan ketepatan dalam bertindak. Berkat kesigapan dan sinergi Manggala Agni Daops Sumatera XIV Banyuasin, Daops Sumatera XVI Lahat dan Daops Sumatera XII Muara Tebo yang BKO di Ogan Ilir, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman terkendali,” ujar Topan. Senin, 10 Agustus 2026.
Api bahkan sempat berada hanya beberapa meter dari batas belakang rumah warga Desa Arisan Jaya. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena kobaran api berpotensi merembet ke bangunan permukiman.
Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri untuk menahan laju api. Tidak lama kemudian, tim gabungan Manggala Agni tiba di lokasi dan langsung mengambil alih penanganan untuk mencegah api semakin mendekati rumah penduduk.
Tiga Daops Manggala Agni kemudian membagi sektor pemadaman untuk mempercepat penanganan. Petugas melakukan penyekatan api (fire break) serta penyemprotan menggunakan mesin pompa dan selang panjang.
Upaya pemadaman berlangsung hingga malam hari. Kondisi medan yang cukup berat serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi menjadi tantangan bagi petugas dalam mengendalikan kobaran api.
Memasuki hari kedua, Minggu, 9 Agustus 2026, tim gabungan kembali melakukan penyisiran dan pemadaman di sejumlah area untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Setelah dilakukan penanganan dan pendinginan, api berhasil dipadamkan secara menyeluruh.
Pascapemadaman, tim gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi untuk memantau kemungkinan munculnya titik api susulan. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar untuk mencegah terulangnya karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....