BPBD Muba Imbau Warga Waspada Karhutla Meluas ke Pemukiman

  • 09 Agt 2026 20:25 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • BPBD Musi Banyuasin mengimbau warga untuk waspada karena kebakaran hutan, kebun, dan lahan (Karhutbunla) yang terjadi di Kelurahan Serasan Jaya berada dekat dengan pemukiman warga dan fasilitas umum.
  • Kebakaran lahan terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Wilayah Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, dengan sedikitnya tiga hektare lahan semak belukar yang terbakar.
  • Kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda di Kelurahan Serasan Jaya dan berpotensi membahayakan keselamatan penduduk sekitar karena kedekatan dengan pemukiman dan fasilitas umum.

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Banyuasin (Muba) mengimbau agar warga waspada api kebakaran hutan kebun dan lahan (Karhutbunla) menjalar ke pemukiman. Pasalnya karhutla yang terjadi di Kelurahan Serasan Jaya berada tidak jauh dari permukiman warga dan fasilitas umum.

Sebelumnya kebakaran lahan terjadi di Wilayah Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin Sabtu ,8 Agustus 2026. Sedikitnya tiga hektare lahan semak belukar di Kelurahan Serasan Jaya terbakar di dua lokasi berbeda.

Berdasarkan laporan BPBD Muba, titik kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 16.45 WIB di belakang Gardu Induk PLN, Jalan Raya Muara Teladan, Kelurahan Serasan Jaya. Lokasi kebakaran yang berada dekat permukiman warga dan instalasi kelistrikan membuat tim gabungan bergerak cepat untuk mencegah api meluas.

Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan tim setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Polsek Sekayu, perangkat kecamatan serta warga melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Prioritas kami adalah mencegah api merambat ke permukiman warga dan objek vital yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar Marko, Minggu, 9 Agustus 2026.

Saat proses penanganan di lokasi pertama hampir selesai, lanjutnya, tim kembali menerima laporan adanya kebakaran lahan di titik kedua. Yakni di pinggir Jalan Kolonel H. Nazom Nurhawi, dekat Masjid 1000 Dinar, masih di Kelurahan Serasan Jaya.

"Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi kedua dan melakukan pemadaman menggunakan armada yang telah disiagakan. BPBD Muba mengerahkan satu unit mobil Dalkarhutla, satu unit mobil suplai air, serta didukung satu unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran," ungkap Marko.

Marko menjelaskan, dari hasil pendataan sementara, luas lahan yang terbakar di lokasi pertama mencapai sekitar dua hektare, sedangkan di lokasi kedua sekitar satu hektare. Seluruh area yang terbakar didominasi vegetasi semak belukar dengan jenis tanah mineral. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Sekitar pukul 18.40 WIB, proses pemadaman dan pendinginan di kedua lokasi berhasil diselesaikan dan kondisi dinyatakan aman serta terkendali. Hasil pendataan sementara 3 hektare lahan terbakar" urainya.

Sementara itu, Bupati Muba, M Toha Tohet, mengapresiasi gerak cepat tim gabungan yang berhasil mengendalikan kebakaran sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.“Terima kasih kepada seluruh personel BPBD, Damkar, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan masyarakat yang bergerak cepat di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. “Kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus terus ditingkatkan, terutama saat cuaca panas dan minim curah hujan,” tegas Toha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....