BPS Sumsel: Pariwisata Berpotensi Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
- 05 Agt 2026 14:28 WIB
- Palembang
Poin Utama
- BPS Sumatera Selatan mengidentifikasi sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang signifikan bagi daerah.
- Penurunan kunjungan wisatawan mancanegara pada Juni 2026 dianggap normal karena dipengaruhi berakhirnya musim libur sekolah dan penurunan aktivitas perjalanan.
- Sektor pertanian, pertambangan, serta minyak dan gas masih menjadi pilar utama perekonomian Sumatera Selatan saat ini.
RRI.CO.ID, Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan menilai sektor pariwisata berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah dominasi sektor pertanian, pertambangan, serta minyak dan gas terhadap perekonomian daerah. Potensi tersebut dinilai perlu terus diperkuat melalui peningkatan daya saing destinasi dan kualitas layanan wisata.
Kepala BPS Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, mengatakan perkembangan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kontribusinya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, sektor ini memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan berbagai usaha yang berkaitan dengan kegiatan pariwisata.
Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Selatan pada Juni 2026 mencapai 849 kunjungan. Jumlah tersebut turun 13,98 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat sebanyak 987 kunjungan.
Wahyu menjelaskan penurunan kunjungan tersebut masih tergolong wajar karena dipengaruhi berakhirnya musim libur sekolah yang menyebabkan aktivitas perjalanan wisata ikut menurun. Fluktuasi jumlah wisatawan, menurutnya, merupakan kondisi yang lazim terjadi dalam industri pariwisata.
"Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sumatera Selatan masih didominasi oleh Malaysia sebesar 35,92 persen, disusul Tiongkok 16,73 persen, dan Singapura 13,07 persen," ujar Wahyu, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menambahkan, yang terpenting bukan sekadar mengejar peningkatan jumlah kunjungan, melainkan membangun fondasi sektor pariwisata yang mampu tumbuh secara berkelanjutan. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian Sumatera Selatan.
Menurut Wahyu, pengembangan infrastruktur destinasi wisata, kemudahan akses transportasi, layanan kesehatan, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik daerah. Upaya tersebut juga diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan di Sumatera Selatan.
Selain itu, sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) karena mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wahyu menilai wisatawan asal Malaysia dan Tiongkok masih menjadi pasar utama bagi Sumatera Selatan. Selain perjalanan bisnis, potensi wisata budaya, kuliner, serta kerajinan khas seperti songket menjadi daya tarik yang dapat terus dikembangkan.
Ke depan, pemerintah daerah diharapkan memperkuat promosi destinasi wisata unggulan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pariwisata Sumatera Selatan serta memperbesar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....