Polda Sumsel Beri 170 Penghargaan Personel, Janji Sanksi Tegas Polisi Berulah

  • 04 Agt 2026 09:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho menekankan bahwa disiplin, profesionalisme, dan kesehatan personel merupakan faktor penting dalam mendukung pelayanan kepolisian optimal kepada masyarakat.
  • Tujuh satuan kerja dan satuan wilayah menerima penghargaan karena meraih nilai sempurna IKPA sebesar 100 pada Tahun Anggaran 2025.
  • Sebanyak 170 personel mendapatkan penghargaan atas dedikasi, inovasi, prestasi, dan keberhasilan pengungkapan berbagai kasus selama periode April hingga Juni 2026.

RRI.CO.ID, Palembang - Sistem ganjaran dan hukuman (reward and punishment) di tubuh kepolisian Sumatera Selatan kembali ditegaskan. Tak hanya royal memberikan penghargaan bagi anggota yang mengukir prestasi, pimpinan korps polda tersebut mengancam akan menyikat siapa saja yang berani mencoreng nama baik institusi.

Pesan tajam itu digemakan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho di hadapan ratusan anak buahnya saat memimpin apel pagi di Markas Polda Sumsel, Senin, 3 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 177 unit kerja dan personel memborong piagam penghargaan. Tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Wilayah (Satwil) diganjar apresiasi atas capaian nilai sempurna (100) pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025.

Sementara itu, 170 personel lainnya menerima penghargaan atas dedikasi dan keberhasilan mengungkap berbagai kasus kejahatan menonjol sepanjang April hingga Juni 2026.

Namun, di balik selebrasi prestasi tersebut, Sandi menyisipkan peringatan keras. Pengakuan atas kinerja melampaui panggilan tugas tidak boleh membuat personel jemawa hingga kebablasan melanggar aturan.

"Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Namun saya tegaskan, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik institusi akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan," tegas Sandi.

Selain urusan integritas, eksistensi kesehatan fisik dan mental prajurit turut menjadi sorotan. Menurutnya, kompleksitas gangguan keamanan di lapangan menuntut stamina yang selalu siap tempur. Polisi yang abai terhadap kondisi fisiknya bakal sulit menyajikan pelayanan publik yang prima.

"Jaga pola makan, rutin berolahraga, dan pastikan kondisi tubuh tetap prima karena setiap personel merupakan aset berharga bagi institusi maupun keluarga," imbaunya.

Langkah ini diamini oleh Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya. Ia menyatakan bahwa iklim kerja yang transparan dan objektif sengaja dibangun agar setiap inovasi anggota mendapat porsi apresiasi yang layak.

"Penyerahan penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas dedikasi personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Setiap inovasi, prestasi, dan pengabdian anggota akan mendapat penghargaan, sejalan dengan pentingnya menjaga kedisiplinan serta kesehatan fisik dan mental," ujar Nandang.

Melalui pelembagaan sistem penghargaan yang adil dan pengawasan disiplin yang ketat, Polda Sumsel bertekad merawat kepercayaan publik demi mewujudkan korps bayangkara yang profesional, humanis, dan relevan dengan semangat lokal: Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....