Puncak Kemarau Tiba, Polda Sumsel Tebar Patroli dan Ancam Tindak Pembakar Lahan
- 04 Agt 2026 09:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho menginstruksikan peningkatan kesiapsiagaan kepolisian menghadapi risiko Kebakaran Hutan dan Lahan pada puncak musim kemarau.
- Arahan pencegahan disampaikan melalui Apel Pagi di Lapangan Mapolda Sumsel yang dihadiri Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama, para Kapolres dan Kapolrestabes, serta personel kepolisian secara langsung dan virtual.
- Langkah pencegahan diperkuat melalui koordinasi melibatkan seluruh jajaran kepolisian untuk meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.
RRI.CO.ID, Palembang - Memasuki puncak musim kemarau, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali membayangi wilayah Sumatera Selatan. Menanggapi risiko bahaya asap yang kerap mengintai, jajaran kepolisian daerah setempat bergerak cepat memperketat pengawasan di lapangan.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menginstruksikan seluruh jajarannya mulai dari tingkat Polres, Polrestabes, hingga personel Bhabinkamtibmas di pelosok desa untuk langsung terjun memetakan titik rawan dan melakukan mitigasi sejak dini.
Pesan tegas itu disampaikannya di hadapan jajaran pimpinan dan personel saat memimpin Apel Pagi di Lapangan Mapolda Sumsel, Senin, 3 Agustus 2026.
"Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas untuk segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, serta lakukan patroli pencegahan dan ground checking secara masif," tegas Sandi.
Tak sekadar imbauan, Kapolda menekankan penegakan hukum akan berlanjut tanpa kompromi bagi siapa saja yang nekat memicu bencana ekologis ini.
"Tegakkan hukum tanpa pandang bulu terhadap korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan," lanjutnya.
Selain kesiapan menghadapi Karhutla, langkah preventif ini ditujukan untuk menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menyongsong rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, apresiasi berupa penghargaan juga diserahkan kepada 177 satuan kerja dan personel berprestasi atas dedikasinya di lapangan.
Senada dengan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menjelaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memadamkan potensi bencana sebelum meluas. Patroli terpadu kini digencarkan menyisir area-area rawan bersama TNI, Pemda, dan Satgas Karhutla.
"Polda Sumsel bersama Satgas Karhutla terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli terpadu, edukasi masyarakat, deteksi dini, dan koordinasi lintas sektor. Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar pembukaan lahan dengan cara membakar tidak terjadi," ujar Nandang.
Melalui kombinasi edukasi publik, kesiapsiagaan personel, dan komitmen penegakan hukum yang tak tebang pilih, polda berharap wilayah Sumatera Selatan tetap bebas dari bahaya kabut asap sepanjang musim kemarau tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....