PLN Ingatkan Warga Pasang Dekorasi Kemerdekaan Aman dari Jaringan Listrik
- 31 Jul 2026 07:05 WIB
- Palembang
Poin Utama
- PT PLN (Persero) mengajak masyarakat Pagar Alam memperhatikan jarak aman pemasangan dekorasi dari jaringan listrik menjelang HUT RI ke-81.
- Sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan dilakukan di sejumlah sekolah dan lingkungan permukiman Kota Pagar Alam pada Senin 27 Juli 2026.
- Edukasi ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah kecelakaan yang mungkin terjadi akibat meningkatnya aktivitas pemasangan dekorasi selama perayaan Hari Kemerdekaan.
RRI.CO.ID, Pagar Alam - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, berbagai sudut Kota Pagar Alam mulai dihiasi umbul-umbul, bendera dan beragam ornamen bernuansa merah putih. Agar kemeriahan tersebut berlangsung aman dan nyaman, PT PLN (Persero) mengajak masyarakat memperhatikan jarak aman pemasangan dekorasi dari jaringan listrik.
Ajakan tersebut disampaikan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pagar Alam melalui kegiatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan di sejumlah sekolah dan lingkungan permukiman di Kota Pagar Alam, Senin 27 Juli 2026 dan mendapat rilis pada Kamis 30 Juli 2026. Edukasi dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas pemasangan dekorasi menjelang perayaan Hari Kemerdekaan.
Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat, Agus Priyanto mengatakan semangat masyarakat dalam menyemarakkan HUT RI perlu diimbangi dengan kepedulian terhadap aspek keselamatan. Menurutnya, pemasangan tiang maupun ornamen yang terlalu dekat dengan jaringan listrik berpotensi membahayakan pemasang, warga sekitar hingga pengguna jalan.
Agus mengingatkan agar pemasangan umbul-umbul, tiang bendera maupun dekorasi lainnya tetap memperhatikan jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan kemerdekaan tanpa menimbulkan risiko keselamatan maupun gangguan pada sistem kelistrikan.
Agus menjelaskan, material seperti bambu dan besi dapat menjadi penghantar listrik apabila menyentuh atau berada terlalu dekat dengan kabel listrik. Risiko tersebut akan semakin besar saat terjadi hujan, angin kencang, maupun kondisi tanah yang basah sehingga ornamen berpotensi roboh atau tersangkut pada jaringan.
Menurut Agus, masyarakat tidak boleh menganggap kondisi aman hanya karena tiang atau dekorasi belum menyentuh kabel listrik. Dalam kondisi tertentu, arus listrik dapat meloncat sehingga membahayakan keselamatan. Karena itu, pemilihan lokasi pemasangan harus dilakukan dengan cermat sejak awal.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Tim Pelayanan Teknik PLN ULP Pagar Alam menyambangi sekolah dan kawasan permukiman untuk memberikan edukasi secara langsung mengenai manfaat dan bahaya listrik. Petugas juga membagikan brosur edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.
Koordinator Tim Pelayanan Teknik PLN ULP Pagar Alam, Herik Hendrizen, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian peringatan HUT RI ke-81.
Herik mengapresiasi antusiasme masyarakat dan sekolah dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. Namun, ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa harus tetap menjadi prioritas karena tiang umbul-umbul berbahan bambu maupun besi yang dipasang terlalu dekat dengan jaringan listrik berisiko menyebabkan sengatan listrik, korsleting hingga gangguan pasokan listrik.
PLN juga mengimbau masyarakat agar tidak memasang atau memindahkan dekorasi sendirian apabila lokasinya berada di dekat jaringan listrik. Selain itu, masyarakat diminta menghindari pemasangan umbul-umbul di bawah kabel listrik, pada tiang listrik maupun di lokasi yang dapat menghambat akses petugas saat melakukan pemeliharaan.
Apabila menemukan pohon, baliho, tiang bendera, atau ornamen lain yang berpotensi membahayakan jaringan listrik, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi unit layanan PLN terdekat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan untuk menjaga keselamatan dan keandalan pasokan listrik.
Salah seorang warga yang mengikuti sosialisasi, Heri, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai bahaya pemasangan dekorasi di dekat jaringan listrik. Melalui kegiatan edukasi tersebut.
Agus berharap masyarakat dapat menyambut HUT RI ke-81 dengan meriah, tertib dan tetap mengutamakan keselamatan sehingga semangat kemerdekaan benar-benar menghadirkan kegembiraan tanpa risiko kecelakaan akibat kelalaian di sekitar jaringan listrik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....