Sekda Banyuasin Minta OPD Optimalkan Target PAD 2026

  • 30 Jul 2026 08:10 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyelenggarakan rapat evaluasi dan penyusunan target retribusi daerah pada 29 Juli 2026 untuk Perubahan RAPBD 2026 dan RAPBD 2027.
  • Rapat tersebut bertujuan mengevaluasi capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyusun target penerimaan daerah untuk tahun anggaran mendatang.
  • Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala perangkat daerah atau perwakilan, kepala bagian, dan tamu undangan terkait di Ruang Rapat Rumah Dinas Sekda Banyuasin.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Banyuasin menggelar Rapat Evaluasi dan Penyusunan Target Retribusi Daerah pada Perubahan RAPBD Tahun Anggaran 2026 serta RAPBD Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Rumah Dinas Sekda Banyuasin, Rabu, 29 Juli 2026.

Rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menyusun target penerimaan daerah pada Perubahan RAPBD 2026 dan RAPBD 2027. Kegiatan ini dihadiri para kepala perangkat daerah atau perwakilan, kepala bagian, serta tamu undangan terkait.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, menegaskan, kondisi fiskal pada 2026 menjadi tantangan yang tidak ringan. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menjaga integritas, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kekompakan dalam mengoptimalkan pendapatan daerah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, setiap usulan penurunan target PAD harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya, perubahan target pendapatan akan berdampak pada perubahan regulasi yang berlaku serta memerlukan persetujuan Bupati Banyuasin dan DPRD Kabupaten Banyuasin.

“Kita harus melihat peluang-peluang baru untuk meningkatkan PAD. Jangan hanya mengandalkan sumber yang sudah ada, tetapi bagaimana potensi yang belum optimal bisa dikembangkan sehingga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” tegas Erwin.

Sekda juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih inovatif dalam menggali potensi sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, masih banyak sektor yang memiliki peluang besar untuk meningkatkan PAD apabila dikelola secara maksimal.

Salah satu potensi yang disoroti yakni sektor perikanan melalui kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengembangbiakan bibit ikan. Program tersebut dinilai tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Nah ini bisa kita kembangkan, seperti di Dinas Perikanan melalui pengembangbiakan bibit ikan bersama pihak ketiga. Bibit tersebut juga dapat dibudidayakan oleh masyarakat sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat,” ujar Erwin.

Di akhir arahannya, Sekda mengajak seluruh OPD untuk terus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak dan retribusi daerah.

“Kita optimalkan pendapatan daerah kita. Mari bersama-sama mendorong masyarakat untuk taat membayar pajak dan retribusi karena hasilnya akan kembali untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banyuasin. Ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita semua,” pungkasnya.

Sebagai tindak lanjut rapat, setiap OPD diminta melakukan evaluasi dan penyempurnaan target pendapatan berdasarkan potensi yang dimiliki. Langkah tersebut dilakukan agar tidak terjadi penurunan target serta memastikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Perubahan RAPBD Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....