Jalan Prambahan Disiapkan Hubungkan Air Kumbang dan Air Salek

  • 29 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati Banyuasin Askolani melakukan peninjauan langsung pembangunan Jalan Prambahan pada hari Selasa, 28 Juli 2026, bersama dengan kepala OPD, camat, dan pihak perusahaan kontraktor.
  • Jalan Prambahan berfungsi sebagai penghubung antara Kecamatan Air Kumbang dan Kecamatan Air Salek untuk meningkatkan konektivitas infrastruktur di wilayah Kabupaten Banyuasin.
  • Peninjauan pembangunan dilakukan dengan tujuan memastikan kesiapan dan kelancaran pelaksanaan proyek infrastruktur jalan tersebut sesuai rencana.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Bupati Banyuasin, Askolani, meninjau pembangunan Jalan Prambahan, Selasa, 28 Juli 2026. Peninjauan dilakukan bersama kepala OPD, camat, dan pihak perusahaan.

Peninjauan bertujuan memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur tersebut. Jalan itu menghubungkan Kecamatan Air Kumbang dengan Kecamatan Air Salek.

Askolani mengatakan pembangunan jalan didukung hibah lahan dari PT Agrindo Raya. Ia mengapresiasi komitmen perusahaan membantu pembangunan akses masyarakat.

Jalan tersebut memiliki lebar delapan meter dan panjang sekitar 10 kilometer. Ruas jalan diharapkan meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengusulkan peningkatan jalan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Nilai usulan pembangunan tersebut mencapai sekitar Rp80 miliar.

"Saat ini alat berat sudah berada di lokasi dan akan melakukan penimbunan di beberapa titik," ujarnya. Pemerintah berharap peningkatan jalan dapat segera direalisasikan.

Askolani mengatakan pembangunan akan dilanjutkan menuju Banyuasin I dan Air Salek. Jalur tersebut juga direncanakan terhubung dengan Makarti Jaya.

Ia meminta seluruh proses hibah lahan memiliki dokumen yang sah. Langkah tersebut bertujuan mencegah persoalan hukum pada masa mendatang.

Camat Air Salek, Mulyadi, mengatakan dua alat berat telah berada di lokasi. Kehadiran alat tersebut mempercepat proses pembangunan Jalan Prambahan.

Mulyadi mengatakan masyarakat mendukung pembangunan melalui semangat gotong royong. Warga mengumpulkan swadaya senilai lebih dari Rp900 juta.

PT Agrindo Raya membantu pembangunan melalui pembersihan lahan dan pemotongan sawit. Dukungan tersebut mempercepat penyiapan badan jalan yang akan dibangun.

"Jalan Prambahan menjadi prioritas karena merupakan akses utama bagi sekitar 35.019 jiwa masyarakat Air Salek," katanya. Infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan ekonomi dan mengurangi kemiskinan ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....