Karhutla di Ogan Ilir Sasar Dua Kecamatan, Dua Helikopter Bom Air Diturunkan

  • 28 Jul 2026 06:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir yang mencakup dua kecamatan berhasil dipadamkan pada hari yang sama yaitu Minggu malam 26 Juli 2026.
  • Total luas area yang terbakar mencapai 15 hektare di Kecamatan Indralaya Utara dan Kecamatan Pemulutan.
  • Pemadaman dilakukan oleh Tim Manggala Agni bersama personel gabungan dari pagi hingga malam hari dengan koordinasi dari Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Ferdian Krisnanto.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di dua kecamatan wilayah Kabupaten Ogan Ilir berhasil dipadamkan, Minggu malam, 26 Juli 2026. Pemadaman dilakukan Tim Manggala Agni bersama personel gabungan sejak siang hingga malam hari dengan total luasan yang terbakar mencapai 15 hektare di Kecamatan Indralaya Utara dan Kecamatan Pemulutan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto, mengatakan, seluruh titik api di dua kecamatan itu berhasil dikendalikan pada hari yang sama kejadian karhutla. “Dua lokasi itu berada di Kecamatan Indralaya Utara dan Kecamatan Pemulutan” rincinya.

Freudian menyebut, pemadaman terlebih dahulu dilakukan di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara. Api membakar sekitar 10 hektare lahan bergambut yang ditumbuhi semak belukar, akasia, dan gelam.

Salah satu lokasi kebakaran berada di dekat permukiman warga sehingga tim gabungan lebih dahulu memprioritaskan pengamanan rumah penduduk agar api tidak merambat. Tim Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin bergerak ke lokasi setelah petugas piket melihat kepulan asap dari pondok kerja.

“Dilokasi pertama operasi pemadaman berlangsung mulai pukul 14.19 WIB hingga 18.07 WIB dengan luas area yang berhasil dipadamkan sekitar tiga hektare. Pemadaman melibatkan dua regu Manggala Agni yang didukung personel TNI, Polri, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, BPBD Provinsi Sumatera Selatan, serta dua unit helikopter pengebom air,” jelasnya.

Pada hari yang sama, Ferdian menyampaikan kebakaran juga terjadi di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan. Sekitar lima hektare lahan mineral yang ditumbuhi semak belukar, purun, dan gelam terbakar.

“Informasi kebakaran diterima dari petugas Tol Kapal Betung. Tim kemudian melakukan pemadaman darat sejak pukul 18.34 WIB hingga 21.40 WIB dan berhasil mengendalikan api pada area seluas sekitar dua hektare,” lanjut Ferdian.

Berdasarkan laporan Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin, kedua kejadian karhutla tersebut berada di Area Penggunaan Lain (APL). Lokasi kebakaran di Desa Sungai Rambutan diketahui merupakan lahan milik masyarakat.

Meski kondisi cuaca didominasi cerah hingga cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 5-9 kilometer per jam, operasi pemadaman berjalan efektif sehingga seluruh titik api dapat dipadamkan dan tidak lagi mengancam permukiman warga. "Saat ini kondisi kebakaran sudah padam dan seluruh area yang terbakar telah berhasil dikendalikan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....