Inilah Ciri Orang yang Taubatnya Diterima Allah SWT
- 27 Jul 2026 22:46 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Allah membuka pintu ampunan bagi setiap hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh dan tidak berputus asa dari rahmat-Nya.
- Tanda taubat diterima adalah terbukanya jalan kebaikan, seperti semangat beribadah, kemudahan mencari rezeki halal, dan keinginan memperbaiki diri.
- Kesungguhan dalam bertaubat harus diiringi hidayah Allah agar tetap istiqamah menjalankan kebaikan.
RRI.CO.ID, Palembang - Allah SWT menjanjikan ampunan bagi setiap hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh dan tidak berputus asa dari rahmat-Nya. Taubat yang diterima tidak hanya menghapus dosa, tetapi juga membawa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Ustazah Nurhayati Damiri dalam program Mutiara Pagi, Senin, 27 Juli 2026. Menurutnya, Allah SWT selalu membuka pintu ampunan bagi hamba yang benar-benar menyesali kesalahan dan bertekad memperbaiki diri.
Nurhayati menjelaskan jaminan tersebut telah ditegaskan Allah SWT dalam Surah Az-Zumar ayat 53. Ayat itu mengingatkan agar setiap muslim tidak berputus asa dari rahmat Allah karena Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Salah satu tanda taubat diterima, lanjutnya, ialah ketika Allah membimbing seorang hamba menuju berbagai kebaikan. Perubahan itu dapat terlihat dari meningkatnya semangat beribadah, kemudahan mencari rezeki yang halal, serta keinginan untuk terus memperbaiki diri.
"Ketika taubat diterima, Allah akan membukakan jalan menuju kebaikan. Orang yang sebelumnya malas menjadi lebih bersemangat, diberikan kemudahan dalam mencari nafkah, dan terus terdorong untuk memperbaiki diri sehingga hidupnya diarahkan ke jalan yang lebih baik," katanya.
Nurhayati menegaskan perubahan tersebut tidak hanya bergantung pada keinginan manusia. Menurutnya, kesungguhan bertaubat harus disertai hidayah dan pertolongan Allah SWT agar seseorang mampu mempertahankan kebaikan secara istiqamah.
"Kesungguhan dalam bertaubat harus disertai hidayah dari Allah SWT. Dengan pertolongan-Nya, seseorang akan lebih mudah istiqamah menjalankan kebaikan dan meninggalkan perbuatan yang tidak diridhai-Nya," ujarnya.
Ia mengajak umat Islam memanfaatkan kesempatan untuk segera bertaubat tanpa menunda-nunda waktu. Setiap kesalahan masih dapat diampuni selama seseorang kembali kepada Allah SWT dengan penuh penyesalan dan tekad untuk berubah.
Menurut Nurhayati, taubat bukan sekadar memohon ampun, tetapi juga dibuktikan melalui perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Semakin dekat seorang hamba kepada Allah SWT, semakin besar pula peluangnya meraih ketenangan dan keberkahan hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....