Muba Wakili Sumsel ke PPD Nasional Lewat Program Keluarga Maju

  • 27 Jul 2026 15:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan Program Keluarga Maju (PKM) disalurkan tepat sasaran melalui proses seleksi, verifikasi, dan evaluasi berlapis. Komitmen tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Kabupaten Muba meraih Predikat Terbaik I Provinsi Sumatera Selatan pada Penilaian Tahap I Perencanaan Pembangunan dan Program Unggulan Daerah dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Muba, Mursalin, mengatakan PKM dirancang sebagai program pemberdayaan keluarga miskin berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sasaran program mencakup masyarakat pada kategori Desil 1 hingga Desil 5.

Menurut Mursalin, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga pelatihan kerja berbasis sertifikasi kompetensi serta bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi maupun keluarga kurang mampu.

"Sasaran program adalah masyarakat pada kategori Desil 1 hingga Desil 5, dengan bentuk bantuan meliputi bantuan usaha, pelatihan kerja berbasis sertifikasi kompetensi, hingga bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi maupun keluarga kurang mampu," ujarnya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia menjelaskan setiap calon penerima bantuan terlebih dahulu diseleksi berdasarkan data DTSEN sebelum dimasukkan ke dalam sistem informasi pemerintah daerah. Setelah itu, pemerintah melakukan verifikasi dan validasi secara langsung dari rumah ke rumah untuk memastikan penerima benar-benar memenuhi persyaratan.

Pemerintah daerah juga melaksanakan pemantauan dan evaluasi setelah bantuan disalurkan. Langkah tersebut dilakukan bersama berbagai pemangku kepentingan agar pelaksanaan PKM berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.

Pada 2026, implementasi PKM melibatkan empat perangkat daerah, yakni Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kolaborasi tersebut dilakukan agar program mampu menjangkau berbagai aspek pemberdayaan masyarakat.

Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet menegaskan PKM bukan sekadar janji politik, melainkan program yang telah direalisasikan sejak tahun pertama pemerintahannya. Program tersebut akan terus diperluas secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Program Keluarga Maju (PKM) merupakan komitmen pemerintah daerah untuk membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, berbasis data, tepat sasaran, serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.

Toha mengatakan keberhasilan PKM mengantarkan Kabupaten Musi Banyuasin menjadi wakil Provinsi Sumatera Selatan pada penilaian lanjutan Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 di tingkat nasional. Namun, ia mengingatkan penghargaan bukan tujuan utama dari pelaksanaan program tersebut.

"Prestasi ini patut disyukuri tapi jangan dibanggakan. Yang kita banggakan jika PKM ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Musi Banyuasin," ujarnya.

Menurut Toha, keberhasilan PKM diukur dari bertambahnya pelaku usaha, meningkatnya jumlah warga yang memperoleh pekerjaan, serta semakin banyak anak yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sejumlah penerima manfaat juga mengaku bantuan tersebut membantu mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....