Longsor di Muba Robohkan Tiga Rumah, 100 Rumah Terancam Abrasi

  • 26 Jul 2026 00:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Musi Banyuasin memicu longsor di Desa Epil, Kecamatan Lais, yang menyebabkan tiga rumah warga ambruk dan terseret ke arah bantaran sungai. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.

Longsor diduga dipicu erosi dan abrasi di sekitar dam penahan sungai. Derasnya arus saat curah hujan tinggi membuat struktur tanah di sekitar permukiman tidak lagi mampu menopang bangunan.

Tiga rumah yang terdampak diketahui milik Yurbuati, Fauzan, dan Rohimah. Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat setelah tanah di bawahnya longsor menuju tepi sungai.

Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa. Namun, tiga kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan diperkirakan mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah.

Salah seorang korban, Yurbuati, mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba ketika warga sedang beristirahat. Meski rumah roboh, sebagian barang berharga masih sempat diselamatkan.

"Barang-barang masih ada yang sempat kami selamatkan, tetapi lemari dan perabot berbahan kayu tidak sempat kami keluarkan," ujarnya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Keterangan serupa disampaikan warga lainnya, Suari, yang mengaku mendengar suara patahan keras sebelum rumah-rumah tersebut ambruk. Suara itu membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

"Terdengar suara patahan yang sangat keras, lalu warga langsung keluar rumah karena panik," katanya.

Setelah kejadian, petugas bersama pemerintah desa melakukan pendataan terhadap para korban sekaligus membantu mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Warga juga diminta tetap waspada karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.

Berdasarkan pendataan di lapangan, sekitar 100 rumah yang berada di belakang dam penahan sungai berpotensi terdampak abrasi dan erosi. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur kawasan tersebut.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penguatan tebing sungai serta perbaikan dam penahan. Langkah penanganan jangka panjang dinilai penting untuk melindungi permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....