Karhutla Dekat Permukiman di Sekayu Hanguskan Satu Hektare
- 30 Agt 2026 22:24 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin pada hari Minggu, 30 Agustus 2026, menghanguskan sekitar satu hektare lahan semak belukar dan tanaman rotan.
- Lokasi kebakaran berada di RT 12 dan RT 17, RW 06, Dusun Lama, Kelurahan Soak Baru, dengan titik api di pinggir jalan yang berdekatan dengan rumah warga.
- Kebakaran berlokasi dekat permukiman penduduk, menunjukkan risiko tinggi terhadap keselamatan dan properti masyarakat sekitar.
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Kebakaran hutan, kebun, dan lahan terjadi dekat permukiman warga di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu, 30 Agustus 2026. Api membakar sekitar satu hektare lahan semak belukar dan tanaman rotan.
Kebakaran terjadi di RT 12 dan RT 17, RW 06, Dusun Lama, Kelurahan Soak Baru. Lokasi titik api berada di pinggir jalan dan berdekatan dengan rumah warga.
BPBD Musi Banyuasin menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.50 WIB dari masyarakat. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Staf Pusdalops sekaligus Humas BPBD Musi Banyuasin Rivo Handoko mengatakan lokasi kebakaran menjadi perhatian karena dekat permukiman. Petugas juga menghadapi keterbatasan sumber air selama proses penanganan.
“Lokasi kebakaran berada dekat permukiman warga,” katanya.
BPBD Muba bersama Basarnas, Kodim 0401 Muba, Polres Muba, dan Dinas Damkar melakukan pemadaman. Kecamatan Sekayu dan masyarakat setempat juga terlibat dalam penanganan di lapangan.
Tim gabungan menggunakan kendaraan pemadam dan sejumlah mesin pompa untuk mengendalikan api. Petugas kemudian melakukan pendinginan guna mencegah api kembali muncul.
Lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan tanaman rotan dengan kondisi tanah mineral. Vegetasi tersebut membuat petugas harus melakukan pemadaman secara menyeluruh.
Tidak tersedianya sumber air di sekitar lokasi turut menjadi kendala dalam proses penanganan. Tim harus mengoptimalkan kendaraan suplai dan peralatan yang tersedia untuk mendukung pemadaman.
Rivo mengatakan BPBD Muba mengerahkan dua mobil Dalkarhutla dan dua mobil suplai ke lokasi. Penanganan juga didukung dua mobil Damkar serta empat mesin pompa mini strike.
“Pemadaman dan pendinginan dilakukan untuk memastikan api tidak kembali menyala,” ujarnya.
Sekitar pukul 14.30 WIB, tim gabungan menyelesaikan pemadaman dan pendinginan pada area terdampak. Petugas meninggalkan lokasi setelah memastikan kondisi kebakaran telah terkendali.
Hingga proses penanganan berakhir, petugas belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. BPBD Muba bersama unsur terkait masih melakukan pendataan dan dokumentasi di lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....