Pemprov Sumsel Cetak Wirausaha Muda Melalui Pelatihan Membatik
- 16 Jul 2026 03:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat pengembangan ekonomi kreatif dengan mencetak wirausaha muda melalui pelatihan membatik. Langkah tersebut diharapkan melahirkan generasi yang mandiri secara ekonomi sekaligus mampu melestarikan warisan budaya daerah.
Komitmen itu diwujudkan melalui pelatihan Level Up Your Skill 2026: Pemuda Kreatif "Seni Membatik Era Baru" di Palembang. Kegiatan berlangsung pada Senin hingga Selasa, 14-15 Juli 2026, hasil kolaborasi Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel bersama Dekranasda Sumsel.
Pelatihan diikuti sekitar 100 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Para peserta dibekali keterampilan membatik sebagai bekal membangun usaha berbasis ekonomi kreatif.
Ketua Dekranasda Sumsel, Feby Herman Deru, mengatakan pembinaan generasi muda terus dilakukan secara berkelanjutan selama empat tahun terakhir. Program tersebut mencakup pelatihan fesyen, pengembangan usaha mikro, hingga keterampilan membatik.
"Membatik membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan kreativitas. Kami ingin peserta benar-benar menjadi pelaku usaha batik yang mampu mengembangkan usahanya sekaligus membagikan ilmunya kepada masyarakat di daerah masing-masing," ujarnya.
Menurut Feby, pelatihan tahun ini difokuskan pada pengembangan batik sebagai salah satu wastra khas daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali potensi batik Sumatera Selatan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Ia juga mengajak generasi muda memahami filosofi di balik setiap motif batik daerah. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru.
"Melalui ide dan kreativitas anak muda, kita ingin melahirkan generasi yang tangguh. Ketekunan dalam membangun usaha, baik membatik, menenun, maupun kuliner, akan memberikan hasil yang baik," katanya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel, M. Alfajri Zabidi, mengatakan pelatihan tersebut mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya daerah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan target 100.000 Sultan Muda di Sumatera Selatan.
"Kerajinan khas Sumatera Selatan harus terus dikembangkan agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mencetak wirausahawan muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing," tuturnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap pelatihan tersebut melahirkan pelaku usaha muda yang mampu mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Kehadiran wirausaha baru juga diharapkan memperkuat pelestarian wastra daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....